Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Dikejar Predator, Rusa Betina Berenang dari TNBB Bali ke Banyuwangi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seekor rusa betina asal Taman Nasional Bali Barat Bali tersesat di area wisata pantai Grand Watu Dodol (GWD), Banyuwangi, Senin (3/2/2020). Hewan dilindungi ini diketahui berenang menyeberangi selat Bali. Belakangan diketahui rusa ini meninggalkan habitatnya karena dikejar predator jenis anjing hutan.
Rusa yang diduga sedang hamil itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 11.30 WIB. Padahal jarak pantai Taman Nasional Bali Barat hingga ke Pantai GWD kurang lebih 1,5 mil laut. Begitu sampai di pantai GWD, rusa itu terlihat kebingungan. Apalagi setelah melihat banyak manusia di sekitar tempat wisata itu.
"Dia kemudian berlari ke arah barat sampai akhirnya menabrak pagar besi. Dia terjebak di pagar itu. Kepalanya tersangkut. Kemudian kita amankan," kata Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas wisata GWD.
Warga kemudian menempatkan rusa tersebut di kandang yang dibuat seadanya. Rusa ini mengalami luka pada bagian kepala dan kaki kirinya. Pada bagian leher juga terlihat ada permasalahan. Luka ini diduga kuat akibat menabrak pagar besi.
Azis kemudian berkoordinasi dengan pihak Satuan Polairud Banyuwangi untuk mengevakuasi rusa tersebut kembali ke habitatnya di Taman Nasional Bali Barat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan petugas Taman Nasional Bali Barat untuk mengevakuasi rusa ini ke tempat asalnya. Kita antar ke sana bersama warga," jelas Siasat Polairud Banyuwangi, AKP Sudarsono.
Dilansir ngopibareng.id, dengan menggunakan perahu nelayan, rusa tersebut dibawa kembali menuju ke Taman Nasional Bali Barat. Sesampainya di sana petugas Polhut Taman Nasional Bali Barat telah menunggu. Rusa tersebut tampak lemah.
"Rusa ini rencananya kami bawa ke kantor untuk perawatan lukanya. Karena di kantor kami ada karantina berikut dengan dokternya agar luka-luka rusa ini bisa segera diobati,” kata petugas Polisi Kehutanan Taman Nasional Bali Barat, Gede Paramita.
Mengenai penyebab rusa tersebut melarikan diri ke hingga menyeberang ke Pantai GWD, Gede Paramita menyebut di kawasan itu sedang ada predator jenis anjing. Predator ini sering mengejar kelompok rusa. Sebelumnya juga pernah terjadi, tapi tidak sampai menyeberang.
"Kemungkinan itu dikejar predator anjing. Sehingga Rusa lari ke laut dan akhirnya terbawa arus menyeberang ke Jawa," jelasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 570 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan