Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Dikira Bom, Ternyata Alat Penghemat BBM
Beritabali.com, Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kampung Turis Ubud, Selasa (4/5) digegerkan oleh barang mencurigakan yang diduga bom. Para warga setempat segera dievakuasi. Namun, setelah tim Densus 88 memeriksa, benda mencurigakan tersebut ternyata alat penghemat BBM.
Ketika dimintai keterangan terkait isu tersebut, Kapolsek Ubud, AKP A.A Sena seizin Kapolres Gianyar, AKBP I Ketut Suardana tersenyum ringan.
Ya, padamulanya sih isunya begitu, ketika dicek semua itu tidak benar, jelasnya ketika dimintai keterangannya, Selasa (4/5).
Terus apa benda yang dicurigai tersebut? Sena menyebutkan Selasa pagi sekitar pukul 07.00 Wita ada laporan dari masyarakat bahwa ada benda asing melekat di sepeda motor Mio bernopol Dk 5188 UO, sepeda motor tak bertuan ini diparkir di depan kantor BPD (Bank Pembangunan Daerah) Ubud yang berlokasi di Jalan Raya Ubud, tepatnya disebelah barat Kantor Camat setempat.
Begitu dicek oleh Tim Densus 88 serta aparat Kepolisian Gianyar ternyata alat yang dipasang di sayap sepeda motor jenis mio itu adalah alat peghemat BBM. Alat itu sendiri memiliki panjang 30 cm dengan silinder 2 dm, dan alat ini sendiri merupakan modifikasi dari tangan mekanik, I Wayan Cakra asal Ubud.
Setelah kami cek ternyata alat penghemat BBM, dan sepeda motor itu sempat kami periksa dan amankan di Mapolsek Ubud, ucapnya.
Terus siapa yang memiliki sepeda motor tak bertuan itu? Ditanya seperti ini, Sena mengatakan kalau motor itu dikendarai oleh wisatawan asing asal Amerika bernama Roby (35).
Motor ini dapat sewa, dan bule ini sendiri menginap di Banjar Lap-Lapan, Ubud, katanya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 295 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan