Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Diskominfos Bali Petakan Potensi Bencana Pembangunan Tower Turyapada
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali mulai memetakan bahaya potensi bencana alam dalam pembangunan kawasan Turyapada Tower Komunikasi Bali Smart 6.0 Kerthi Bali di Kabupaten Buleleng.
Atas dasar itu, Diskominfos Provinsi Bali menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait identifikasi dan kajian manajemen mitigasi bencana bertempat di Tower Turyapada Desa Pegayaman Buleleng yang dibuka oleh Kepala Diskominfos Provinsi Bali Gede Pramana, Rabu (22/11).
Gede Pramana menyampaikan tujuan dari FGD kali ini adalah untuk mendeteksi awal dan memitigasi bencana yang kemungkinan terjadi pada pembangunan Tower Turyapada. Dimana Tower ini nantinya merupakan fasilitas umum yang akan banyak dikunjungi masyarakat yang tentu manajemen resiko bencana harus lebih dini diketahui penangannya.
"Bangunan ini memiliki volume yang besar dan tinggi, jadi bagaimana kita menciptakan rasa aman nantinya melalui mitigasi bencana," jelasnya.
Pihaknya menyadari bahwa FGD ini sangat penting dilakukan pada proyek berskala besar. Untuk itu dalam momen ini, pihaknya berharap dukungan seluruh stake holder terkait bersama-sama memberi informasi sehingga dapat mengetahui mitigasi apa yang bisa dilakukan.
Melalui kajian dari LPPM Universitas Udayana, Gede Pramana menyampaikan bahwa bencana yang patut diwaspadai dalam pembangunan ini adalah hujan lebat disertai angin kencang, longsor termasuk gempa bumi. Namun, dalam perhitungan desain dan kajian sudah diperhitungkan termasuk juga struktur bangunannya juga agar tidak ada bencana yang tidak diinginkan.
"Astungkara dalam proses pembangunan awal sampai sekarang tidak ada kejadian yang mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Kita sudah menerapkan K3 dan melindungi pegawai yang kerja untuk menepi jika ada hujan disertai angin kencang saat bekerja," imbuhnya.
Untuk diketahui progres pembanguan Tower Turyapada baru rampung 62% dan ditargetkan rampung pada bulan Maret tahun 2024 karena pada tahun ini ada skema pergeseran anggaran dari pemerintah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 566 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 438 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan