Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dituding Dalang Rekayasa, Sugiasa Membela Diri

Negara

Kamis, 28 Agustus 2008, 20:36 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Ternyata Sekretaris DPC PDIP Jembrana, I Ketut Sugiasa merasa gerah dengan predikat dalang rekayasa yang ditujukan padanya atas sederet masalah dalam penentuan calon legislatif (caleg) PDIP Jembrana.



Ketika dikonfirmasi, Kamis (28/8) Sugiasa tetap ngotot kalau dirinya tidak pernah merubah hasil rapat DPC di Denpasar itu. "Memang hasil rapat tersebut saya bawa dalam bentuk flashdisk tapi saya tidak pernah merubah sedikitpun. Apa yang turun itu adalah hasil keputusan DPP," tandasnya. Sebagai sekretaris, lanjut Sugiasa, dirinya berstatus sebagai pembantu ketua dalam administrasi partai bukan pemegang kebijakan.

"Jika saya berani merubah keputusan DPP itu sama artinya saya melanggar aturan dan saya tidak pernah mengetik hasil rapat itu, semuanya diketik oleh sekretariat," ujarnya. Sugiasa menilai apa yang ditudingkan ke dirinya adalah sebuah trik politik untuk menjatuhkannya dan di dalam dunia politik upaya itu sah-sah saja.

"Jangan menuduh tanpa bukti yang akurat, sebagai sesama kader partai yang ingin membesarkan PDIP semestinya cara seperti itu tidak perlu dilakukan,"ujarnya. Sugiasa menegaskan jika dirinya terbukti melakukan apa yang ditudingkan padanya, dirinya siap dipecat dari PDIP. "Kalau memang saya terbukti bersalah jangankan ditarik dari pencalegan, dipecat dari PDIP saya siap," tegasnya.



Sugiasa juga mengaku saat menerima SK DPP tentang penetapan nomor urut caleg, dirinya sempat menanyakan perubahan nomor urut itu ke DPD dan memperoleh jawaban kalau semua itu sudah keputusan DPP.



"Saya sudah menanyakan namun karena dikatakan keputusan DPP saya tidak bisa berbuat banyak. Karena sudah deadline, saya langsung ke KPU untuk mendaftarkan caleg PDIP jadi saya tidak sempat merapatkan mereka namun sudah saya beritahu lewat telepon," jelasnya.

Sugiasa juga sangat menyayangkan mengapa caleg-caleg PDIP yang nomor urutnya berubah masih belum bisa menerima keputusan DPP itu, padahal mereka sudah diberikan pemahaman baik oleh dirinya maupun oleh Cok Ratmadi.

"Saya masih tidak mengerti dengan mereka padahal sudah diberikan pemahaman. Tidak perlu berebut nomor urut kecil, kalau memang punya massa semestinya tidak perlu takut untuk bertarung. Kalau memang tidak meraih dukungan 15 persen meski nomor kecil toh tetap akan gugur," pungkasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami