Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Eks Pimpinan KPK Laode M Syarif Positif Covid Sepulang dari Malaysia
beritabali.com/cnnindonesia.com/Eks Pimpinan KPK Laode M Syarif Positif Covid Sepulang dari Malaysia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif dinyatakan positif Covid-19 sepulang dari Penang, Malaysia.
Hal ini dibagikan Laode melalui akun media sosial X @LaodeMSyarif. Ia juga menyampaikan saat ini dirinya tengah menjalani isolasi mandiri.
"Lapor: teman/temin/bapak/ibu semua...saya kena saat pulang dari Penang...sekarang isolasi mandiri di perpustakaan rumah???? COVID-19 kembali lagi???? HATI-HATI????????," kata Laode dalam akun media sosialnya seperti dikutip Rabu (13/12).
Dalam unggahan itu, Laode juga membagikan foto yang menunjukkan hasil tes Covid-19 dinyatakan positif serta foto suasana perpustakaan tempat dirinya melakukan isolasi mandiri.
Masih dalam unggahannya itu, Laode turut mengungkapkan dirinya sudah melakukan vaksin booster dan sebelumnya juga pernah dinyatakan positif Covid-19.
"Note: saya sudah booster dan pernah kena sebelumnya," ucap dia.
Sebelumnya, Dinkes DKI Jakarta mencatat trend kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Pada periode 27 November hingga 3 Desember 2023 tercatat setidaknya ada 80 kasus positif Covid-19.
Namun, angka itu melonjak pada periode 4 hingga 10 Desember. Tercatat, ada 271 kasus baru positif selama periode tersebut.
Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan pihaknya juga mencatat ada dua kematian kasus Covid-19 di Desember 2023. Padahal, selama dua bulan berturut-turut tak ada kasus kematian akibat Covid-19.
"DKI Jakarta menemukan dua kematian positif Covid-19 pada bulan Desember 2023," kata Ngabila dalam keterangannya, Senin (11/12).
Ngabila turut menjelaskan siklus Covid-19 berpotensi naik per enam bulan sama seperti batuk dan pilek biasa ketika pancaroba. Karenanya, ia mengimbau masyarakat tak perlu panik.
"Kenapa? Faktor imunitas biasanya menurun karena kelelahan, stres, kurang tidur, makan tidak teratur. Faktor kuman karena kelembaban tinggi lebih mudah masuk ke tubuh manusia," jelasnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4136 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1415 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun