Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 22 Mei 2026
Empat Anak Korban Kecelakaan Pesawat di Hutan Kolombia Dirawat di RS
beritabali.com/cnnindonesia.com/Empat Anak Korban Kecelakaan Pesawat di Hutan Kolombia Dirawat di RS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Empat anak korban kecelakaan pesawat di Kolombia ditemukan hidup pada Jumat (9/6). Mereka kini dirawat di rumah sakit.
Mereka ditemukan selamat setelah lebih dari lima minggu pesawat yang mereka tumpangi jatuh di hutan lebat. Empat anak itu berusia 13 tahun, 9 tahun, 4 tahun, dan bayi 12 bulan. Mereka selamat meski sudah berada di hutan belantara sekitar 40 hari.
Empat anak itu semula hilang di hutan pascakecelakaan pesawat sekitar 40 hari silam. Dalam kecelakaan tersebut, ibu dari empat anak tersebut tewas.
Sementara ayah mereka, Manuel Ranoque, tak berada dalam pesawat itu. Ranoque pun terlibat dalam tim pencarian dan penyelamatan (SAR).
Kini empat anak tersebut telah dirawat di rumah sakit militer di ibu kota Kolombia, Bogota. Presiden Kolombia Gustavo Petro pun membesuk empat anak tersebut di rumah sakit pada Sabtu (10/6) pagi.
"Kami tak pernah mengira bisa menemukan mereka baik-baik saja," ujar paman dari empat anak itu, Fidencio Valencia di rumah sakit, seperti dikutip dari Reuters.
Menteri Pertahanan Kolombia Ivan Velasquez dalam konferensi pers setelah membesuk empat anak tersebut, memuji sang sulung. Anak berusia 13 tahun itu, kata Velasquez, dengan berani menjaga dan membimbing adik-adiknya--terutama yang masih balita dan bayi.
Sebelumnya diberitakan keempat kakak beradik itu diselamatkan militer dekat perbatasan antara provinsi Caqueta dan Guaviare Kolombia, dekat tempat pesawat kecil itu jatuh.
Pesawat Cessna 206 membawa tujuh orang dalam rute antara Araracuara di provinsi Amazonas, dan San Jose del Guaviare, sebuah kota di provinsi Guaviare pada 1 Mei.
Namun, di tengah perjalanan, pesawat tersebut mengeluarkan peringatan mayday karena kerusakan mesin pada dini hari.
Tiga orang dewasa, termasuk pilot dan Magdalena Mucutuy yang merupakan ibu keempat anak itu, tewas dalam kecelakaan pesawat tersebut. Jenazah mereka ditemukan dalam pesawat. Sedangkan empat anak itu selamat.
Penemuan keempat anak tersebut disambut Narcizo Mucutuy, kakek mereka. "Sebagai kakek dari cucu saya yang hilang di hutan Yari, saat ini saya sangat senang," ujarnya.
Tim penyelamat, didukung oleh anjing pencari, sebelumnya telah menemukan buah-buahan yang dibuang yang dimakan anak-anak untuk bertahan hidup, serta tempat berlindung yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan hutan.
Pesawat dan helikopter dari angkatan darat dan udara Kolombia berpartisipasi dalam operasi penyelamatan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1951 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1764 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1310 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1183 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah