Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
FPI Hebohkan Desa Tegallinggah, Pasang Spanduk Bergambar Habieb Rizieq
Rabu, 28 Juni 2017,
17:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Front Pembela Islam (FPI) secara tiba-tiba menunjukan keberadaanya dan menghebohkan masyarakat di Desa Tegallinggah Kecamatan Sukasada dengan memasang sebuah spanduk bergambar Sayyid Muhammad Rizieq Syihab, Rabu (28/6).
Spanduk terpasang pada pagar di depan Masjid Nurul Huda Dusun Munduk Kunci Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada yang kontan membuat kehebohan warga setempat.
[pilihan-redaksi]
Dalam spanduk bergambar Habieb Rizieq dan terdapat logo Front Pembela Islam (FPI) serta bertuliskan Sayyid Muhammad Rizieq membuat keresahan warga muslim di Desa Tegallinggah. Bahkan gambar tersebut menuai protes dari sejumlah warga di Kabupaten Buleleng, termasuk sejumlah warga muslim yang kemudian melakukan pertemuan menyikapi permasalahan tersebut.
Kepala Dusun Munduk Kunci Desa Tegallinggah Mustakim menegaskan kurang sepaham dengan aksi pemasangan gambar Habieb Rizieq dengan mengatasnamakan Front Pembela Islam (FPI) yang diketahui dilakukan keluarganya.
“Kalau saya memang kurang sepaham dengan hal ini, berikan waktu sampai sore ini, kebetulan yang memasang juga sepupu saya dan saya belum bertemu dengannya, kita sikapi secara bersama saja agar tidak memecah belah kebersamaan kita yang sejak dulu telah terbina dengan FPI ini,” ujar Mustakim.
Kepala Desa Tegallinggah I Ketut Mudarna mengungkapkan, menyikapi permasalahan yang terjadi di desanya tersebut dilakukan komunikasi dan koordinasi dengan mempertemukan tokoh-tokoh masyarakat dan agama di desanya. Bahkan Kades Tegallinggah mengaku terkejut dengan munculnya FPI di Desa Tegallinggah yang selama ini warganya hidup rukun dan berdampingan.
“Terus terang saja, saya kecolongan dengan aksi yang mengatasnamakan Front Pembela Islam di desa saya, sebab selama ini tidak ada warga menjadi anggota FPI sehingga kita akan melakukan pembinaan dan tidak membuat keresahan di masyarakat,” ucap Mudarna.
Penasehat Cakra Murti, I Gusti Nyoman Widnyana juga sangat menyayangkan adanya aksi pemasangan gambar FPI tersebut di Desa Tegallinggah dan berharap dengan insiden tersebut tidak memecah belah kebersamaan yang telah terbina di Desa Tegallinggah.
“Inilah kita harus duduk bersama jangan sampai dengan adanya orang-orang ini memecah belah kerukunan yang sudah terjalin sejak lama disini,” tegasnya.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan menyebutkan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk menimbulkan keresahan di kalangan warga muslim di Desa Tegallinggah, spanduk bergambar Logo FPI dan Habieb Rizieq tersebut akhirnya diturunkan oleh Remaja Masjid setelah melakukan koordinasi dengan pengurus PHBI H.Munir dan Ustad Jamhuri termasuk dengan Takmir Masjid Haji Anas dan Ketua Panitia Pelaksana penyambutan Hari Raya Idul Fitri H.Azwar Anas serta sejumlah pengurus masjid Nurul Huda dan juga Kepala Dusun Munduk Kunci Mustakim. [mds/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1015 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 894 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026