Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Gelombang Tinggi di Jalur Penyeberangan Bali, Masyarakat Diminta Waspada
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Masyarakat diminta mewaspadai potensi gelombang setinggi hingga tiga meter di jalur penyeberangan Bali dari 1-3 Oktober 2023.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho menyampaikan gelombang setinggi tiga meter diprakirakan muncul di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, dan Selat Lombok bagian Selatan.
Selat Badung merupakan kawasan wisata bahari, jalur nelayan melaut, jalur penyeberangan menuju ke Pulau Nusa Penida di Kabupaten Klungkung, serta jalur pelayaran kapal dari Pelabuhan Benoa Denpasar menuju ke daerah-daerah di Indonesia Timur.
Perairan Selat Bali merupakan jalur penghubung Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana dengan Pelabuhan Ketapang di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sementara Selat Lombok merupakan jalur pelayaran dari Pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem menuju ke Pelabuhan Lembar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, serta jalur pelayaran menuju ke Indonesia Timur.
Tinggi gelombang di Laut Bali yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Buleleng, Bali Utara, diperkirakan 2,5 meter dan tinggi gelombang di perairan selatan Bali diperkirakan mencapai empat meter.
Kecepatan angin di perairan selatan Bali diperkirakan sekitar 15 knot (27 km per jam), di Selat Lombok bagian selatan sekitar 20 knot (37 km per jam), dan di Laut Bali sekitar 25 knot (46 km per jam). BBMKG menyampaikan bahwa kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, serta operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Demi keamanan pelayaran, Cahyo mengimbau operator kapal, nelayan, dan pengguna sarana transportasi laut memantau siaran informasi cuaca wilayah perairan di laman resmi BMKG. (sumber: medcom.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1226 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 955 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 787 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik