Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Gempa Blitar, Warga Karangasem Bergegas Keluar Rumah Jauhi Bangunan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Heningnya malam di Bumi Lahar seketika pecah, suara kentungan terdengar di sejumlah wilayah sebagai pertanda terjadinya gempa bumi.
Gempa diketahui terjadi malam ini, Jumat (21/05/2021) sekitar pukul 20.10 WITA terjadi di Blitar, Jawa Timur dengan magnitudo 6.2. Sejumlah warga di beberapa wilayah Kabupaten Karangasem yang tengah beristirahat di dalam rumah seketika keluar begitu merasakan adanya getaran gempa.
Menurut salah seorang warga asal Kecamatan Selat, Karangasem, Kadek Antara. Guncangan gempa dirasakan di wilayah tempat tinggalnya. Saat gempa terjadi, ia dan istrinya langsung keluar rumah membawa anak - anak untuk menjauhi bangunan.
"Saya sedang nonton tv, lalu terasa getaran halus, sekitar rumah juga rame terdengar kentungan, saya langsung keluar rumah bersama istri dan anak," Ujarnya.
Sementara itu, Sekertaris BPBD Kabupaten Karangasem, I Putu Eka Putra Tirtana dikonfirmasi terkait gempa yang terjadi mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan tim BPBD yang ada di setiap Kecamatan, getaran gempa dirasakan hampir di seluruh wilayah Kabupaten Karangasem.
"Dari laporan tim, untuk gempa terasa di seluruh Kecamatan, terkait dampak yang ditimbulkan sementara masih nihil, dan situasi masih kondusif," ujarnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3956 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1377 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 931 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 858 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun