Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Golput Ungguli JK-Win di Buleleng
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan data hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng Bali menunjukkan tingkat golput pemilu presiden di Kabupaten Buleleng mencapai 34%. Sedangkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Buleleng mencapai 490.000 pemilih.
Jumlah suara golput ini mengungguli perolehan suara pasangan calon presiden Jusuf Kalla-Wiranto yang hanya mengantongi suara mencapai 5%. Perolehan suara Jusuf Kalla-Wiranto ini sama dengan jumlah suara tidak sah di Kabupaten Buleleng.
Ketua KPU Kabupaten Buleleng Kadek Cipta Yudi Ardhana pada keteranganya di Renon (18/7) menyatakan berdasarkan analisis banyak factor yang menyebabkan tingkat golput di Buleleng cukup tinggi. Salah satunya factor kejenuhan pemilih akibat proses pemilu yang panjang.
Menurut Kadek Cipta Yudi, factor yang paling berpengaruh pada tingginya golput di kabupaten Buleleng yaitu sebagian besar penduduk Buleleng merupakan perantau. “Boleh dibilang sebagian besar penduduk Buleleng merupakan perantau, ibaratkan satu desa sekitar 200 kepala keluarganya merantau, namun identitas KTP dan Kartu Keluarga masih terdaftar di
Buleleng” jelas Kadek Cipta Yudi Ardhana.
Kadek Cipta menambahkan harus diakui sebagian besar pemilih juga enggan balik ke Buleleng hanya untuk memilik. Selain itu waktu perjalanan juga cukup panjang dan para pemilih juga bekerja di Denpasar dan kota-kota lainnya di Bali.(mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4227 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3414 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2068 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan