Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Gugus Tugas Covid-19 Jembrana Tangani Jenazah Korban Positif Secara Steril
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebagai antisipasi adanya korban jiwa akibat terpapar virus covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana menggelar simulasi pemakaman dan penanganan jenazah. Acara simulasi digelar di RSU Negara, Sabtu (16/5).
[pilihan-redaksi]
Simulasi ini dihadiri unsur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana. Diantaranya turut hadir Bupati Jembrana I Putu Artha selaku Ketua Gugus Covid-19 Jembrana, Kapolres Jembrana, Dandim Jembrana, Kajari Jembrana serta pejabat terkait, Para rohaniawan serta unsur tokoh masyarakat.
Simulasi dimulai dari ruang isolasi negara ketika salah satu pasien covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Sesuai protokol pemulasaran jenazah covid-19, manajemen RSU segera menghubungi lintas sektor via grup WA untuk persiapan pemakaman. Diantaranya dari TNI/Polri , FKUB termasuk dari pihak keluarga untuk segera hadir di RSU Negara dengan jumlah kehadiran terbatas. Setelah semuanya siap, jenazah kemudian dibungkus dengan plastik dan dilakukan dekontaminasi, serta sterilisasi menggunakan desinfektan.
Sesuai aturan pihak keluarga juga tidak diperkenankan melihat jenazah. Pihak Rohaniawan atau keluarga menyerahkan semua proses penanganan jenazah kepada pihak Rumah sakit, sehingga seluruh rangkaian pemakaman akan diambil alih petugas kamar jenazah sesuai protokol kesehatan. Batas waktu diberikan tidak lebih dari 4 jam.
Selain itu , jenazah yang sudah masuk dalam peti tidak boleh dibuka kembali dengan alasan apapun. Hal ini karena peti jenazah sudah dilakukan sterilisasi maka tidak ada alasan umat untuk menolak jenazah covid-19, karena sudah steril dan tidak akan menular.
Sesuai protap, pihak Rumah Sakit Umum Negara siap memfasilitasi dengan ambulan sampai di pemakaman. Sementara TNI Polri siap membantu mengamankan jalur dari RSU, membantu proses penggalian kuburan dan mengamankan Lingkungan tempat Pemakaman, hingga seluruh prosesi pemakaman jenazah selesai. Apabila dilakukan kremasi kepolisian dari (Polres Jembrana) siap mengawal sampai ke tempat krematorium.
Bupati Jembrana I Putu Artha usai simulasi mengatakan simulasi digelar agar pemerintah siap melakukan penatalaksanaan penanganan jenazah Covid-19.
"Tentu kita semua berharap tidak ada kasus kematian covid-19 Jembrana. Kita ingin seluruh pasien yang dirawat segera sembuh. Tapi apabila kondisi buruk itu terjadi, dari simulasi tadi saya lihat pihak RSU Negara didukung TNI Polri dan FKUB sudah siap," ujar Artha.
0Ia juga menilai proses simulasi telah berjalan dengan baik. Pemulasaran jenazah hingga pemakaman dilaksanakan sesuai protokol kesehatan oenanganan covid-19 .
"Dari simulasi kita lihat pemakaman berlangsung sangat steril mulai dari ruang isolasi hingga tempat pemakaman," tutupnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 571 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 433 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan