Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Harga Cabai Rawit di Bangli Tembus Rp100 Ribu per Kg
BERITABALI.COM, BANGLI.
Menjelang bulan Ramadan 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Bangli mengalami kenaikan signifikan. Salah satunya harga cabai rawit yang kini menembus Rp100 ribu per kilogram di pasar tradisional.
Kenaikan harga tersebut terjadi akibat pasokan yang terbatas, dipicu faktor cuaca ekstrem yang berdampak pada produksi pertanian. Kondisi ini dirasakan langsung pedagang dan konsumen di Pasar Kidul Bangli.
Salah satu pedagang, Ni Wayan Sutriasih, mengatakan kenaikan harga cabai rawit sudah berlangsung sejak dua hari terakhir secara bertahap. Harga yang semula berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram, kini melonjak hingga Rp100 ribu per kilogram. Akibat lonjakan harga tersebut, omzet penjualan cabai rawit mengalami penurunan.
"Biasanya dalam dua hari terjual 10 kilogram cabai, namun kini hanya sekitar 5 kilogram," katanya, Selasa (3/3/2026).
Daya beli masyarakat juga ikut menurun, dengan pembeli yang sebelumnya membeli satu kilogram, kini hanya membeli setengah hingga seperempat kilogram.
Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai rawit. Cabai besar juga mengalami kenaikan dari Rp30 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram. Sementara bawang merah naik dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram. Untuk bawang putih masih terpantau stabil di harga Rp32 ribu per kilogram, sedangkan tomat naik dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram.
Kondisi ini dipengaruhi stok barang yang sangat terbatas akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen. Selain itu, memasuki bulan puasa turut berdampak pada pasokan dari luar Bali yang tidak maksimal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3760 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1699 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang