Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Hari Perdamaian Dunia Diperingati di Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hari perdamaian dunia hari ini (21/9/2012) diperingati di Ubud Bali. Peringatan hari Perdamaian Dunia ini diwarnai dengan peresmian Monumen Global Harmoni atau keselarasan global. Pentas musik bajan atau lagu-lagu rohani, menjadi salah satu acara dalam peringatan hari Perdamaian Dunia di Ubud Bali. Pentas musik ini dibawakan oleh warga yang berasal dari berbagai etnis dan agama.
Dalam pentas bajan ini, para penyanyi membawakan lagu-lagu rohani yang berasal dari berbagai tradisi dan keyakinan mulai Hindu, Kristen dan Islam. Hasilnya sebuah kolaborasi lagu unik yang menggemakan perdamaian dan kerukunan antara umat beragama.
"Untuk menciptakan kedamaian, ketenangan, dan keharmonisan, dimulai dari diri sendiri. Setelah itu baru disebarkan ke tetangga terdekat, lingkungan dan seluruh dunia. Membangun masyarakat yang berkesadaran, membangun masyarakat yang damai, dimulai dari diri sendiri," ujar Wayan Sayoga, panitia peringatan Perdamaian Dunia.
Dalam peringatan hari Perdamaian Dunia ini, juga dilakukan penandatanganan prasasti perdamaian. Penandatanganan prasasti ini dilakukan oleh tokoh masyarakat dan tokoh dari berbagai agama dan aliran kepercayaan baik dari dalam maupun luar negeri seperti dari Amerika, India, dan Australia.
Di akhir acara, dilakukan peresmian Monumen Perdamaian Global Harmoni atau keselarasan global. Monumen ini merupakan simbol perdamaian dan harmoni dunia karena terdapat berbagai simbol agama yang ada di dunia.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 337 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 242 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 132 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan