Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Hasil Sidak DPRD Jembrana Soal Isu Kelangkaan Solar di SPBN
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejak sebulan terakhir, nelayan di Desa Pengambengan Kecamatan Negara Jembrana harus menunggu kedatangan solar bersubsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.
Keterlambatan datangnya solar dari PO Manggis membuat ratusan jerigen di SPBN tersebut menumpuk. Untuk memastikan kondisi sebenarnya keberadaan stok solar bersubsidi aman di SPBN tersebut, Komisi II DPRD Jembrana yang dipimpin I Ketut Suastika alias Cohok melakukan sidak ke SPBN Pengambengan, SPBU Mendoyo dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Melaya.
Dari hasil pengecekan tersebut Ketua Komisi II DPRD Jembrana I Ketut Suastika mengatakan, pihaknya ingin melakukan pengecekan ke SPBN ini untuk memastikan kondisi yang sebenarnya.
Setelah meminta keterangan dan melihat langsung SPBN diketahui sementara pasokannya masih aman. Memang saat tertentu kondisnya terkadang adanya keterlambatan kedatangan.
“Setelah saya kroscek, sebenarnya tidak ada kelangkaan BBM solar bersubsidi. Hanya terkadang pengiriman stok solar sedikit terlambat sehingga nelayan di pengambengan terlambat menadapatkan pasokan solar untuk melaut,” jelasnya Senin (04/04/2022) didampingi Kadis Pertanian dan Pangan dan Kadis Perhubungan, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Jembrana Senin (4/4/2022).
Sementara Petugas Administrasi SPBN Desa Pengambengan Ni Putu Dwi Tantri menjelaskan, kenapa terjadi penumpukan ratusan jerigen karena saat ini hampir semua nelayan turun melaut. Sehingga kebutuhan akan solar meningkat.
“Hampir semua perahu turun mencari ikan karena bulan bulan ini sudah musim ikan sehingga permintaan solar juga meningkat,” ungkapnya.
Demikian juga dengan petani yang tidak punya mobil dan plat kendaraan sehingga tidak bisa mendapatkan solar.
"Jadi nanti kami akan tanyakan hal ini ke Hiswana Migas langsung. Aturan baku jangan sampai membelenggu petani dan rakyat kecil. Apalagi stok aman. Kalau terkait kelangkaan kan karena kenaikan harga BBM dan masyarakat ingin stok BBM," jelasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 337 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 243 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 132 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan