Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Heboh Penjual Es Krim Punya Suara Merdu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mantan presiden AS ternyata memiliki banyak kembaran, terbaru seorang penjual es krim asal Pakistan juga disebut-sebut mirip Donald Trump.
Menyadur Indian Express Jumat (19/06) pria yang tertangkap kamera karena suara merdunya ini bekerja sebagai penjual es krim keliling khas Pakistan, kulfi.
Ia direkam oleh penyanyi-penulis lagu Pakistan Shehzad Roy ketika menjajakan dagangannya dengan suara merdu. Namun netizen dengan cepat mengenali dirinya karena mirip Donald Trump.
Pria paruh baya yang mengenakan kurta itu diduga menderita albinisme karena berambut putih. Ia dipuji oleh Shehzad Roy karena jago bernyanyi.
“Wah. Qulfi walay bhai, Kya baat ha,” tulis Roy. “Tolong bagikan jika Anda tahu Qulfi walay bhai ini…. Saya mencari dia,” tambahnya di Twitter setelah video itu viral.
Berkat netizen, pria itu terlacak keberadaannya dan diketahui berasal dari Sahiwal di Punjab, Pakistan. Roy mengatakan dia ingin membantu pria tua tersebut.
Karena orang dalam video itu mirip dengan Trump, netizen jadi bersemangat melempar komentar lelucon yang dikaitkan dengan pemilu AS.
"Donald Trump menjual es krim di Pakistan setelah kalah dalam pemilihan," tulis netizen. "Tidak tahu kalau mantan Presiden AS bisa bernyanyi," tulis yang lain.
“Suaranya penuh perasaan – dia seorang seniman,” komentar salah satu penggemarnya setelah melihat dia menyanyi lagu-lagu dalam bahasa Urdu.
Netizen lain memuji suara merdunya dengan berkomentar, “Sepertinya Trump, jiwanya seperti Naseebo Lal”, mengacu pada artis terkenal.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan