Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Houthi Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Rudal Besar di Laut Merah
beritabali.com/cnnindonesia.com/Houthi Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Rudal Besar di Laut Merah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Milisi Yaman Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak (drone) dan rudal skala besar di Laut Merah.
Juru bicara militer Yaman Yahya Saree mengatakan, sejumlah besar rudal dan drone menargetkan kapal Amerika Serikat (AS) yang mendukung Israel selama agresi ke Gaza, Palestina.
"Angkatan laut, kekuatan rudal, dan angkatan udara tak berawak, angkatan bersenjata Yaman melakukan operasi militer gabungan dengan sejumlah besar rudal balistik dan drone," tulis Saree dalam pernyataannya di platform X, melansir AFP, Rabu (10/1).
Sepekan sebelumnya, militer AS mengatakan bahwa pasukannya dan Inggris menembak jatuh 18 drone dan 3 rudal yang diluncurkan oleh Houthi ke Laut Merah.
Saree sendiri tak menyebutkan waktu atau lokasi serangan yang diklaimnya. Namun, seorang sumber di Houthi mengatakan bahwa kejadian yang dimaksud Saree sama dengan yang diungkapkan oleh AS.
Terpisah, penasehat Kementerian Informasi Houthi Tawfiq Al-Humairi mengatakan, serangan ini dianggap sebagai serangan terbesar yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Yaman sejak kondisi Laut Merah memanas.
Baca juga:
3 Skenario China Invasi dan Caplok Taiwan
Hal yang sama juga diungkapkan oleh pihak Inggris dan Amerika Serikat. Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps menganggapnya sebagai serangan terbesar yang dilakukan Houthi di Laut Merah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan