Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Identitas Jasad Wanita di Pantai Kuta Terungkap
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas jasad wanita yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Kuta, pada Selasa 2 Desember 2025 sekitar pukul 13.15 WITA.
Korban diketahui bernama Rizka Venita Sevtiani (16), asal KP. Cionjang, RT/RW 004/009, Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Saat ini, jasad korban masih dititipkan di RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar.
Kepastian identitas korban disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol Ketut Sukadi, pada Kamis 4 Desember 2025. Ia menjelaskan, penyidik Satreskrim telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pencocokan data melalui sidik jari.
"Jadi, Unit Identifikasi sudah mencocokan terhadap sidik jari mayat korban yakni bernama Rizka Venita Sevtiani asal Bandung Barat," terangnya.
Terkait penyebab kematian korban, pihak kepolisian belum membeberkan hasilnya secara terbuka. Kompol Sukadi menyatakan, penyebab korban bisa tenggelam atau terseret arus di perairan Pantai Kuta masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. "Penyebab kematian masih diselidiki," tegasnya lagi.
Sebelumnya, pengunjung Pantai Kuta digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita yang mengapung di laut, tepatnya di depan Hotel Windam Garden, Kuta. Saat itu, identitas korban belum diketahui. Dari ciri-ciri fisik, korban mengenakan gaun warna hitam, memakai anting-anting di telinga, serta kalung dengan liontin berwarna putih.
Mayat tersebut pertama kali terlihat oleh seorang wisatawan mancanegara yang sedang berselancar. Saksi kemudian melambaikan tangan untuk meminta pertolongan kepada dua petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Badung, yakni I Made Mardika (30) dan I Made Mardiasa (38).
Kedua petugas pantai itu langsung menuju lokasi menggunakan papan rescue untuk memastikan kondisi di laut. Setelah didekati, barulah diketahui bahwa objek yang dilihat wisatawan tersebut adalah mayat manusia.
"Kedua petugas pantai tadi langsung mengevakuasi mayat korban ke tepi pantai," ujar Kompol Sukadi.
Setelah dievakuasi ke bibir pantai, saksi dan petugas kemudian menghubungi pihak kepolisian. Saat ditemukan, tidak ada satu pun dokumen identitas yang melekat pada korban sehingga proses identifikasi sempat mengalami kendala. Dari ciri fisik, korban diperkirakan merupakan warga Asia.
Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar untuk keperluan pemeriksaan medis dan forensik. Hingga sehari setelah kejadian, polisi juga belum menerima laporan warga terkait anggota keluarga yang dilaporkan hilang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan