Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Identitas Jasad Wanita di Pantai Kuta Terungkap

Kamis, 4 Desember 2025, 20:08 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Identitas Jasad Wanita di Pantai Kuta Terungkap.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas jasad wanita yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Kuta, pada Selasa 2 Desember 2025 sekitar pukul 13.15 WITA. 

Korban diketahui bernama Rizka Venita Sevtiani (16), asal KP. Cionjang, RT/RW 004/009, Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Saat ini, jasad korban masih dititipkan di RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar.

Kepastian identitas korban disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol Ketut Sukadi, pada Kamis 4 Desember 2025. Ia menjelaskan, penyidik Satreskrim telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pencocokan data melalui sidik jari.

"Jadi, Unit Identifikasi sudah mencocokan terhadap sidik jari mayat korban yakni bernama Rizka Venita Sevtiani asal Bandung Barat," terangnya.

Terkait penyebab kematian korban, pihak kepolisian belum membeberkan hasilnya secara terbuka. Kompol Sukadi menyatakan, penyebab korban bisa tenggelam atau terseret arus di perairan Pantai Kuta masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. "Penyebab kematian masih diselidiki," tegasnya lagi.

Sebelumnya, pengunjung Pantai Kuta digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita yang mengapung di laut, tepatnya di depan Hotel Windam Garden, Kuta. Saat itu, identitas korban belum diketahui. Dari ciri-ciri fisik, korban mengenakan gaun warna hitam, memakai anting-anting di telinga, serta kalung dengan liontin berwarna putih.

Mayat tersebut pertama kali terlihat oleh seorang wisatawan mancanegara yang sedang berselancar. Saksi kemudian melambaikan tangan untuk meminta pertolongan kepada dua petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Badung, yakni I Made Mardika (30) dan I Made Mardiasa (38).

Kedua petugas pantai itu langsung menuju lokasi menggunakan papan rescue untuk memastikan kondisi di laut. Setelah didekati, barulah diketahui bahwa objek yang dilihat wisatawan tersebut adalah mayat manusia.

"Kedua petugas pantai tadi langsung mengevakuasi mayat korban ke tepi pantai," ujar Kompol Sukadi.

Setelah dievakuasi ke bibir pantai, saksi dan petugas kemudian menghubungi pihak kepolisian. Saat ditemukan, tidak ada satu pun dokumen identitas yang melekat pada korban sehingga proses identifikasi sempat mengalami kendala. Dari ciri fisik, korban diperkirakan merupakan warga Asia.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar untuk keperluan pemeriksaan medis dan forensik. Hingga sehari setelah kejadian, polisi juga belum menerima laporan warga terkait anggota keluarga yang dilaporkan hilang.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami