Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Jalan Tegenungan Dipenuhi Lumpur Proyek Jembatan Kaca
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Akses pariwisata di Jalan Raya Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati ternoda dengan kehadiran tanah uruk yang menempel di aspal.
Akibatnya masyarakat yang kebetulan melewati jalan tersebut merasa terganggu. Apalagi jika hujan, jadi lumpur yang licin. Jika panas, menjadi debu. Menurut warga sekitar, lumpur dan debu ini berasal dari truk pengangkut tanah untuk proyek jembatan kaca.
“Iya merasa terganggu, ini sejak 3 hari lalu ini dari proyek jembatan kaca,” ujar warga mengaku bernama Desi.
Bahkan karena debunya cukup menggangu, dia sering menyiramnya agar debunya bisa diminimalisir. Namun dia tidak berani terlalu basah karena takut jika nantinya memakan korban.
“Biasanya di kerik oleh petugas proyek. Tapi lumpur dan debunya masih tetap juga. Saya bisa siram tapi tidak berani terlalu becek takut pengendara bisa jatuh,” ujarnya.
Perbekel Desa Kemenuh, Dewa Nyoman Neka, mengatakan tidak tahu tentang hal tersebut. Sebab ia tidak dilibatkan karena bendesa setempat yang menangani, karena ranahnya desa adat.
“Maaf belum tahu tiyang, kapan itu? Soalnya proyek itu semua dihendel oleh bendesa adat, saya tidak bisa akses kesana. Konfirmasi bendesa atau kelian saja,” ujarnya.
Terpisah, Bendesa adat Tegenungan, Dewa Ketut Murtika, menyatakan pengerukan tanah itu bagian proyek pembuatan jembatan.
“Memang bener itu (untuk jembatan kaca, red) jembatan. Sudah saya hubungi, ya kalau sekarang selesai besok akan di bersihkan,” tutup dia.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan