Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Janjian Yoga Bareng Teman, Bule Australia Ditemukan Tewas

Senin, 9 Mei 2022, 21:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Janjian Yoga Bareng Teman, Bule Australia Ditemukan Tewas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Elizabeth Susan Long (60 tahun) berkebangsaan Australia, ditemukan meninggal di villa Gypsea Yoga Dusun Lendang Luar Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Elizabeth Susan Long dan tiga orang temannya sudah janjian untuk melaksanakan yoga.

Kapolres Lombok Utara, AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH melalui Kasubsi Humas Polres Lombok Utara Made Wiryawan membenarkan bahwa seorang perempuan warga negara asing berkebangsaan Australia ditemukan meninggal di Villa Gypsea Yoga Dusun Lendang Luar Desa Malaka Kecamatan Pemenang, pada Jum’at (6/5) sekitar pukul 09.10 WITA. Korban meninggal diduga karena penyakit asma yang dideritanya.

“Pada hari itu tiga teman korban yang diajak janjian untuk yoga bersama di rumah korban, datang ke sana,” terang Humas Polres Lombok Utara, Made Wiryawan, Senin (9/5). 

Dijelaskan, setibanya di rumah korban, tiga orang teman korban yang bernama Shelin asal Australia, Martin asal Belgia dan Sarah asal Selandia Baru datang berkunjung ke rumah korban, bertemu dengan saudara korban yang bernama Robert Earl Long, lalu memanggil korban yang sedang berada di dalam kamarnya.

“Setelah beberapa saat karena tidak ada tanggapan, akhirnya saudaranya korban yang bernama Robert Earl Long langsung masuk ke kamar korban dan menemukan korban tergeletak di lantai kamarnya dalam keadaan sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia,” ujarnya.

Dan atas kejadian tersebut, Robert Earl Long memberitahu Herman Jayadi selaku Kepala Dusun di Lendang Luar Desa Malaka melalui via telpon.

“Anggota Polres Lombok Utara bersama dengan anggota Polsek Pemenang setelah menerima laporan kejadian dari masyarakat, langsung mendatangi dan melakukan olah TKP serta mengumpulkan barang bukti. Juga  meminta keterangan  kepada para saksi," jelas Made Wiryawan. 

Dan kejadian ini masih dilakukan tahap penyelidikan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan pemeriksaan atau visum. Sambil menunggu informasi dari keluarga korban di Australia. 

Jenazah korban sementara dititipkan di Rumah Sakit Bhayangkara sembari menunggu keluarga korban datang dari Australia.

“Korban meninggal diduga akibat penyakit asma yang dideritanya selama kurang lebih 10 tahun terakhir, dan sampai saat ini korban aktif mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter,” ujar Humas Made Wiryawan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami