Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Kemarau Panjang, Petani Patas Gagal Panen Cabe
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekeringan yang melanda Buleleng tidak saja mengakibatkan kekurangan pasokan air pada sejumlah desa. Kemarau panjang kali ini juga mengakibatkan para petani cabe di Desa Patas Kecamatan Gerokgak gagal panen. Tanaman milik petani itu hangus terbakar akibat panasnya cuaca.
“ Hasil pertanian gagal karena kekurangan air dan kondisi ini mengakibatkan kegagalan panen khususnya pada tanaman cabe. Kondisi ini menyebabkan banyak warga hidup dalam kesulitan ekonomi karena tidak memiliki penghasilan,” papar Perbekel Desa Patas Nyoman Subrata, Kamis (13/9/2012).
Di konfirmasi terpisah, Camat Gerokgak, Putu Kariaman Putra membenarkan kondisi yang menimpa para petani cabe di Desa Patas akibat kelangkaan air. ” Ya benar, tapi hanya di Desa Patas. Desa lain di Kecamatan Gerokgak masih normal saja. Seperti Desa Gerokgak, kondisi pengairan normal karena air bendungan masih normal, ini disebabkan oleh situasi kemarau yang panjang,” paparnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kebun tanaman cabe yang luasnya mencapai hektaran kering kerontang dan tanaman cabe yang menjadi salah satu andalan penghasilan warga setempat di musim kemarau hangus terbakar oleh teriknya sinar matahari.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan