Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Ketu Sulinggih di Griya Sanding Hilang, Kerugian Rp90 Juta
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketu (hiasan kepala-red) sulinggih diketahui hilang pada Kamis, 23 Juni 2022 sekitar pukul 16.00 WITA. Maling masuk dengan cara membongkar paksa ruang penyimpanan barang.
Informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung di sebuah kamar atau bangunan di Griya Sanding, Banjar Bona Kelod, Desa Bona, Blahbatuh. Barang-barang yang dicuri satu buah tutup kepala pendeta hindu (ketu) yang berisi asesoris emas dan permata dan satu set asesoris pada kalung genitri dari emas.
Akibat kejadian itu, pemilik ketu mengalami kerugian Rp90 juta. Kejadian diketahui saat saksi selesai melepas kain di merajan geria. Dan saat akan menaruh di gedong kamar melihat pintu ada bekas dicongkel. Sehingga atas kejadian tersebut memberitahukan ibunya. Setelah dicek ternyata barang di kamar berserakan dan beberapa pintu almari terbuka.
Sehingga dilaporkan untuk proses lebih lanjut. Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh, AKP Made Sudarta seizin Kapolsek membenarkan kejadian tersebut. Polisi telah mendatangi dan mengamakan TKP serta melaksanakan olah TKP. Polisi juga mencatat identitas korban dan saksi -saksi.
Baca juga:
Bocah Hilang Dilempar Ibunya ke Sungai
“Sampai saat ini masih dilakukan penyelidikan utk dapat mengungkap pelaku tindak pidana,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3892 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1365 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 928 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 852 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun