Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Keributan Penghuni Kos di Sumerta Kaja Dibubarkan Polisi, Dua Botol Arak Diamankan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Personel Polsek Denpasar Timur (Dentim) bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait keributan antar penghuni kos di kawasan Jalan WR. Supratman, Desa Sumerta Kaja, Denpasar Timur, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Kapolsek Denpasar Timur, I Gusti Ngurah Agung Udiana mengatakan laporan diterima melalui layanan Kepolisian 110 sekitar pukul 02.43 Wita. Warga mengaku terganggu akibat suara ribut, teriakan, hingga aksi memukul tembok dari area tempat kos tersebut.
"Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Dentim langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan penanganan situasi," jelasnya, Minggu (17/5/2026).
Setibanya di lokasi, aparat kepolisian mendapati situasi sudah mulai kondusif. Para penghuni kos yang terlibat keributan juga disebut telah membubarkan diri sebelum petugas tiba di lokasi.
Petugas kemudian memberikan pembinaan dan imbauan kepada para penghuni kos agar tidak mengulangi tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Dari hasil penanganan di lokasi, petugas turut mengamankan dua botol arak dalam kondisi masih tersegel sebagai langkah antisipasi dan pembinaan lebih lanjut di Polsek Dentim," terangnya.
Menurutnya, respon cepat terhadap laporan masyarakat menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan, khususnya pada jam-jam rawan gangguan kamtibmas di wilayah Denpasar Timur.
“Setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Kepolisian 110 akan segera kami tindak lanjuti guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli