Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
KM Shinpo Tenggelam, 16 ABK Selamat
Beritabali.com, Celukan Bawang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kapal Motor Shinpo akhirnya tenggelam setelah ditabrak Kapal Motor Bosowa di Perairan Buleleng, tepatnya sekitar 17 Mil arah utara Pelabuhan Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak. 16 Anak Buah Kapal, ABK Shinpo berhasil diselamatkan.
Peristiwa kecelakaan Kapal Motor di tengah laut terjadi Rabu (2/6) pagi yang melibatkan KM Shinpo 18 bermuatan pupuk yang berangkat dari Gresik menuju Lembar dengan KM Bosowa IV yang berlayar dari Makassar menuju Meneng Ketapang Banyuwangi memuat semen. KM Shinpo 18 tenggelam bersama muatannya sementara 16 ABK-nya berhasil diselamatkan KM Bosowa.
Secara pasti saya tidak mengetahui kecelakaan laut yang melibatkan dua Kapal Motor itu, hanya saja Adpel Celukan Bawang melakukan antisipasi untuk memberikan bantuan ataupun hal-hal yang diperlukan, kecelakaan laut itu sedang ditangani Adpel Meneng Banyuwangi, ungkap Kepala Administratur Pelabuhan, Adpel Celukan Bawang, Nengah Suwendra.
Informasi yang dihimpun Beritabali.com menyebutkan, tabrakan antara dua kapal barang tersebut terjadi 17 mil utara laut Pelabuhan Celukan Bawang. Kapal Shinpo 18 yang bermuatan Pupuk itu berangkat dari Pelabuhan Laut Gresik, Jawa Timur menuju Pelabuhan Lembar, Lombok.
Namun naas tepat di titik terjadinya tabrakan kedua kapal yakni KM Bosowa-IV yang bermuatan semen dan KM Shinpo tiba-tiba beradu sehingga mengakibatkan KM Shinpo karam.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan