Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Kokoh Diterjang Banjir, Pelinggih Sungai Taksu Rencana Akan Dipindah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Dibangun pada tahun 2017 silam, bangunan pelinggih padma yang berada di tengah alur Sungai Taksu, Dusun Nangka, Desa Bhuana Giri, Bebandem, Karangasem setidaknya telah diterjang banjir lebih dari 40 kali.
Hanya saja, meski ada kepercayaan warga tentang keberadaan bangunan pelinggih tersebut akan tetap kokoh, namun Bendesa Adat Nangka, I Ketut Oka berencana akan memindahkan pelinggih itu ketempat yang lebih aman.
"Pelinggih itu sudah diterjang sekitar 40 kali banjir besar selama ini, meski ada kepercayaan, tapi untuk kedepan saya berusaha akan memindahkan jika beliau berkenan ke tempat yang lebih aman, meskipun kita punya kepercayaan, tapi tetap saja ada perasaan yang kurang enak, sehingga sebaiknya meminta petunjuk agar bisa dipindahkan," ujarnya, Jumat (21/10/2022).
Dibangunnya pelinggih tersebut dilakukan pada saat proses perbaikan Pura Penataran Agung Nangka pada tahun 2017 silam. Saat itu, ada petunjuk agar membangun satu buah pelinggih di kawasan tersebut hanya saja tempatnya tidak diharuskan di bantaran sungai.
Namun karena di lokasi tersebut kebetulan ada satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh sebagian besar warga dimana setiap mereka melintas pasti selalu menghaturkan sedikit buah atau jajan yang mereka bawa.
"Setiap ada upacara di Pura Puseh, termasuk di Pura Penataran Agung pasti selalu mepiuning dengan menghaturkan satu soroh pejati disana," terang Oka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1016 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 896 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah