Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Komang Ayu Hilang 21 Hari, Hasil "Meluasin" Keluarga: "Ragane Kari Sirep"
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Keluarga Ni Komang Ayu Ardani, 37, belum menyerah. Meski korban hilang sudah selama 21 hari, keluarga tetap melalukan pencarian.
"Nggih, lanjut. Upaya pencarian tetap kami lakukan," ujar ipar korban I Wayan Sumirat saat dikonfirmasi, Rabu (7/4).
Hanya saja, Wayan Sumirat enggan berkomentar banyak terkait hasil pencarian. Yang jelas pihak keluarga meyakini korban akan ditemukan, cepat atau lambat. Seperti diungkapkan ipar korban Ni Kadek Purniati saat ditemui di Banjar Teruna, Desa Siangan, Gianyar.
Menurutnya, keluarga sempat meluasan. Petunjuk niskalanya, korban Komang Ayu masih sirep (tidur, red). "Sempat meluasin, katanya ragane kari sirep (masih tidur). Maka itu keluarga yakin, cepat atau lambat akan menemukan tanda-tanda," ujar Kadek Purniati.
Masih menurut Kadek Purniati, keluarga yang melakukan pencarian berangkat pagi pulang petang. Mulai sekitar pukul 08.00 Wita sampai 19.00 Wita. "Setiap hari ada yang mencari, giliran," jelasnya.
Sementara almarhum Ni Ketut Rindit, sudah diupacarai pada Senin (5/4) sekitar pukul 15.00 WITA. "Sudah mesuluban (dikubur) ring Setra Adat Siangan," jelasnya.
Seperti diketahui, sekeluarga terdiri dari anak, ibu dan nenek terlibat kecelakaan lalu lintas di Jembatan Banjar Laplapan, Desa Petulu, Ubud pada Kamis (18/3) sekitar pukul 19.00 WITA. Sekitar 30 menit pascakejadian, bocah Putu Kevin ditemukan dalam kondisi selamat.
Sepeda motor yang ditunggangi ringsek di pinggir jurang kedalaman sekitar 20 meter. Sementara nenek Ni Ketut Rindit ditemukan sekitar 150 meter sebelah timur dari lokasi kejadian. Nenek Rindit ditemukan meninggal dunia di atas bebatuan. Satu lagi, pengendara sepeda motor Ni Komang Ayu Ardani belum ditemukan hingga kini.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan