Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Konvoi Kelulusan Siswa SMA di Mendoyo Dikeluhkan Warga
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rasa gembira setelah hasil pengumuman kelulusan, sejumlah siswa melakukan konvoi roda dua mengelilingi kota Negara.
Belasan pelajar yang mengaku dari Smando Mendoyo ini memenuhi Jalan seputaran kota. Dengan baju putih abu-abu yang penuh dengan corat coret, sebagai tanda bukti kelulusan dan rasa kesetiakawanan. Hanya saja ada beberapa pengendara yang tak patut ditiru karena tanpa menggunakan helm dan knalpot blong.
Salah satu pelajar yang tak mau disebutkan namanya sebut saja Alit mengatakan, luapan kegembiraan dan rasa kebersamaan antar kawan.
Ia mengaku malu kalau tidak ikut. Ia melakukan konvoi dan corat-coret baju seperti saat orang tua mereka mengungkapkan kegembiraan hasil kelulusan sekolah di SMA.
"Baju putih dan celana abu-abu nanti akan disimpan sebagai kenangan saat SMA. Dan bisa dibuktikan bahwa masa SMA penuh dengan kenangan yang teramat indah. Dan penuh kisah dan nostalgia yang tentu tak mungkin terhapus begitu saja," ujarnya.
Sementara Ngurah pengguna jalan saat melintas mengatakan, keprihatinan terhadap anak-anak SMA yang mengendarai motor sambil melakukan aksi memainkan gas motor sehingga membuat pengguna jalan merasa bising dan teriakan yang tak pantas ditiru.
"Apalagi jam siang yang banyak melintas habis belanja di pasar bahkan takut mereka akan menimbulkan bentrok ataupun laka. Sangat membahayakan tentunya," tuturnya.
Ngurah menyarankan kenapa tidak baju putih abu-abu disedekahkan untuk adik-adik kelasnya yang tentu memerlukan di masa Pandemi Covid-19, walaupun telah landai ini.
"Justru ada beberapa sekolah yang hanya melakukan persembahyangan justru dengan ungkapan syukur. Sekolah pun semakin terasa teduh dan guru-gurunya tentu lebih bangga," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 314 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 193 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 106 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan