Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Korban Selamat Banjir di Karangasem Mendapat Pendampingan Psikologis
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Korban selamat dari bencana air bah di tukad Ketapang, Banjar Dinas Santi, Desa Selat, Karangasem yang kini masih dirawat di Puskesmas Selat mendapat pendampingan Psikologis dan Konseling dari dokter spesialis kejiwaan.
Kepala UPTD Puskesmas Selat, dr. I Gusti Lanang Putu Udiyana dikonfirmasi, Rabu (19/10/2022) mengatakan, pendampingan secara Psikologis diberikan kepada korban yang masih dirawat atas arahan Dinas Kesehatan Karangasem setelah sebelum Kadinkes Karangasem sempat mengunjungi korban di Puskesmas Selat.
"Ya tadi ada pendampingan Psikologis dan Konseling untuk keluarga korban bencana banjir oleh dokter Spesialis Jiwa dr. Wiradana, SPKJ di UPTD Puskesmas Selat," ujar Udiyana.
Setelah dilakukan pendampingan, saat ini kondisi Psikologi korban relatif sudah membaik. Namun memang kondisi korban khusus ibunya, I Gusti Ayu Kartini masih lemah dan trauma sehingga masih diperlukan pendampingan lebih lanjut.
"Kondisi ibunya masih trauma, masih diperlukan observasi, sementara anaknya sudah pulih dan Psikologisnya juga sudah baik dan sudah boleh pulang," terang Udiyana.
Untuk membantu proses pemulihan baik dari sisi Psikologi dan trauma, dokter spesialis kejiwaan yang menanganinya juga sudah memberikan obat penanggulangan untuk mencegah gangguan lebih lanjut terhadap ibu korban.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1016 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 896 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah