Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Korban Tewas Gempa Dahsyat Turki-Suriah Tembus 2.724 Jiwa

Selasa, 7 Februari 2023, 05:51 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Korban Tewas Gempa Dahsyat Turki-Suriah Tembus 2.724 Jiwa

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Korban tewas akibat gempa dahsyat di Turki-Suriah bertambah menjadi setidaknya 2.724 jiwa. Gempa berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang sejumlah wilayah di kedua negara sekitar pukul 4.17 pagi pada Senin (6/2), waktu setempat.

Berdasarkan informasi sejumlah lembaga yang dilansir CNN, jumlah korban luka naik menjadi 13.580 orang. JIka dirinci, Turki mencatat 11.119 orang luka-luka dan Suriah 2.461 orang.

Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengungkapkan total korban tewas di Turki meningkat menjadi 1.651 orang.

Sementara itu, Kantor berita SANA melaporkan total korban tewas di Suriah naik menjadi 1.073. Sekitar 593 korban tewas berasal dari di seluruh wilayah yang dikuasai pemerintah. Lalu, kelompok "Helm Putih", yang secara resmi dikenal sebagai Pertahanan Sipil Suriah, melaporkan 480 kematian di daerah yang dikuasai oposisi.

Lembaga Survei Geologi AS mencatat guncangan dahsyat gempa pertama diikuti oleh setidaknya 60 gempa susulan, termasuk gempa berkekuatan 7,5 yang mengguncang wilayah tersebut di tengah upaya pencarian dan penyelamatan korban.

Mengutip AFP, upaya penyelamatan terhambat oleh badai salju musim dingin yang menutupi jalan-jalan utama dengan es dan salju. Para pejabat mengatakan gempa membuat tiga bandara utama di daerah itu tidak dapat beroperasi, sehingga mempersulit pengiriman bantuan vital.

Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter terakhir di Turki terjadi pada tahun 1939. Kala itu, 33 ribu orang meninggal di Provinsi Erzincan timur.(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami