Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Korea Selatan Disebut Minta Maaf soal Travel Advisory ke Bali

Rabu, 15 April 2026, 10:36 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Korea Selatan Disebut Minta Maaf soal Travel Advisory ke Bali.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Isu peringatan perjalanan (travel advisory) ke Bali yang sempat dikeluarkan pemerintah Korea Selatan kini telah diklarifikasi. 

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia langsung berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia. Hasilnya, pihak Korea Selatan menyampaikan permohonan maaf.

Dalam keterangan resmi, pihak kedutaan menjelaskan bahwa unggahan peringatan perjalanan tersebut terjadi akibat kekhilafan Konsul Jenderal Republik Korea saat merespons pertanyaan warga terkait sejumlah kasus kriminal di Bali. Imbauan itu disebut hanya sebagai langkah kehati-hatian bagi warga negaranya yang akan bepergian.

Pihak kedutaan juga telah memperbarui narasi travel advisory dengan pendekatan lebih umum dan menghapus rincian kasus yang sebelumnya sempat disorot. Ke depan, mereka berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia sebelum menyampaikan informasi sensitif, sekaligus memberikan penjelasan kepada media di Korea Selatan mengenai kondisi pariwisata Bali yang sebenarnya.

Dari sisi pemerintah Indonesia, langkah penguatan keamanan terus dilakukan. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Kepolisian Republik Indonesia untuk meningkatkan sistem pengamanan di berbagai destinasi wisata.

Penguatan dilakukan melalui penilaian risiko secara berkala di hotel, tempat hiburan, serta kawasan wisata populer seperti Kuta, Seminyak, dan Canggu. Selain itu, kehadiran pos keamanan terpadu juga diperbanyak untuk mempercepat respons terhadap potensi gangguan keamanan.

Kemenpar juga mengimbau pelaku industri pariwisata untuk memperketat sistem verifikasi tamu, termasuk memastikan pelaporan data wisatawan asing berjalan tertib dan terintegrasi. Penegakan hukum turut diperkuat melalui operasi yustisi dan penertiban pelanggaran, termasuk penyewaan kendaraan kepada wisatawan tanpa izin resmi.

Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku industri, hingga komunitas lokal seperti banjar di Bali terus diperkuat guna menciptakan sistem keamanan destinasi yang komprehensif.

Sementara itu, wisatawan asing tetap diimbau menggunakan layanan resmi selama berada di Indonesia. "Indonesia akan terus menyambut wisatawan dari seluruh dunia, termasuk dari Republik Korea, untuk menikmati keindahan dan keramahan pariwisata Indonesia," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Secara terpisah, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan bahwa kunjungan wisatawan Korea Selatan ke Bali tetap stabil meski sempat muncul isu travel advisory.

"Sampai saat ini, dari data yang kami lihat, kunjungan dari Korea Selatan ke Indonesia masih terus berlangsung," ujarnya saat menghadiri Saka Yoga Festival dalam rangka perayaan Hari Suci Nyepi di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Pemerintah Indonesia juga terus memantau perkembangan situasi serta mengedepankan pendekatan diplomatik bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk menjaga hubungan baik kedua negara.

Sebagai salah satu pasar utama pariwisata Indonesia, wisatawan asal Korea Selatan selama ini konsisten masuk dalam jajaran 10 besar kunjungan ke Bali. Oleh karena itu, stabilitas dan kepercayaan pasar menjadi perhatian utama pemerintah.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia sempat mengeluarkan imbauan kepada warganya untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkunjung ke Bali, menyusul sejumlah kasus kriminal yang menimpa wisatawan asing di beberapa destinasi.

"Kami meminta warga yang berkunjung ke Bali untuk lebih memperhatikan keselamatan pribadi mereka," demikian bunyi imbauan tersebut. (sumber: liputan6.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami