Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Kuliner Nasi Kondo Plecing Sapi Khas Bugis Ada di Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jaiyah (50) warga Lingkungan Kerobokan, Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara memiliki usaha kuliner yang digeluti hingga kini dengan unggulan nasi Kondo (daging sapi dengan asam Jawa dan juga gula merah) yang enak dan gurih.
Khas sajian nasi Kondo adalah paling enak dengan sayur asam atau sayur daun kelor. Ciri khas masakan kampung Loloan, buka mulai pagi dari jam 08.00 WITA.
Selain itu juga ada sajian lain yakni nasi plecing ayam kampung. Keunikan kuliner nasi Kondo ini disajikan cukup unik yaitu dengan makan langsung di dapur miliknya, selain meladeni secara pesanan.

"Ciri khas rumah panggung menjadi esotik bagi para penggemar kuliner. Rasa khas pedasnya sambal nasi Kondo dan plecing sapi, Ciri khas yang tak pernah hilang adalah budaya Bugis. Dulu berawal hanya berjualan kue apem kampung. Bahkan selain pesanan juga di taruh di toko roti dan juga di dalam Pasar Negara," ujarnya.
Sejak Pandemi Covid-19, Jaiyah kini lebih menekuni sajian masakan kuliner nasi Kondo. Dalam satu hari, ia bisa masak nasi 5 kg. Meski tak banyak tapi ia menyajikannya siap saji. Bahkan bisa melayani 24 jam. Untuk pembeli yang menginginkan dibungkus, ia menggunakan daun pisang.
"Justru ini menambah ciri khas tersendiri dan tetap bisa dipertahankan. Jangan malu berusaha karena rejeki sudah Tuhan yang menentukan," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3451 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1315 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 922 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun