Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Kunjungan ke Jatiluwih Anjlok hingga 80 Persen
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kunjungan wisatawan ke Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Tabanan, Bali, mengalami penurunan drastis hingga 80 persen. Normalnya jumlah wisatawan harian biasanya mencapai ribuan orang, namun saat ini hanya ratusan.
Manager DTW Jatiluwih, I Ketut John Purna, menyebutkan bahwa saat ini kunjungan wisatawan hanya berkisar ratusan orang per hari. Padahal, pada periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya, kunjungan wisatawan sudah mengalami peningkatan signifikan.
"Kunjungan ke Jatiluwih sama dengan kunjungan ke Bali pada umumnya. Saya sudah sampaikan kemarin di rapat pansus DPRD, bahwa begitu Jatiluwih bergejolak, kunjungan ke Jatiluwih itu sudah menurun, saya bilang hampir 80%.Ini sebenarnya perlu perhatian khusus juga kepada siapapun pemegang kebijakan untuk melakukan apa yang seharusnya kita kerjakan di Jatiluwih," jelasnya, Selasa (30/12/2025).
Ia menjelaskan, penurunan jumlah kunjungan terlihat jelas sejak pertengahan Desember 2025. Biasanya, pada periode tersebut, kunjungan wisatawan sudah menembus angka di atas 1.500 orang per hari, dengan dominasi wisatawan mancanegara, khususnya dari Eropa.
"Kalau biasanya dari pertengahan Desember itu kan sudah meningkat, biasanya sudah di atas 1.500 orang kunjungan per hari.Tapi saat ini kayaknya per hari yang saya hitung rata-rata 150 sampai 200, biasanya sudah di atas 1.000, yang didominasi tamu mancanegara, khususnya tamu asal Eropa," ujarnya.
John Purna juga mengaku pesimistis jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat pada tahun 2026 apabila permasalahan yang terjadi di Jatiluwih tidak segera dituntaskan. Ia berharap isu-isu negatif yang berkembang dapat segera diselesaikan agar promosi ke pasar pariwisata kembali berjalan.
"Saya pesimis sebenarnya di 2026 nanti jumlah kunjungan akan meningkat, tapi mudah-mudahan isu-isu negatif yang ada di Jatiluwih ini, kita cepat selesaikan, sehingga dapat kita bangkitkan dan promosikan lagi ke stakeholder pariwisata, khususnya travel agent yang menjual Jatiluwih," pungkas John Purna.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1385 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1054 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 898 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 797 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik