Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kusir Dokar Tolak Kenaikan BBM
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Kusir dokar(delman) di Semarapura menolak kenaikan BBM. Alasannya, kenaikan BBM akan membuat penumpang semakin sepi. "Walau kami kusir dokar, kami juga tidak setuju BBM naik" kata Ketut Dania (45) asal Desa Galiran, Semarapura Klungkung. Ketut Dania yang menjadi kusir dokar sejak 15 tahun silam itu mengatakan kondisinya sekarang sudah sangat susah. "Sekarang saja penumpang dokar saya sepi, kalau BBM naik, ongkos naik, penumpang saya bakal tambah sepi" ujarnya.
Menurut penuturannya, setelah tragedy Bom Bali, jumlah dokar yang berkeliling di kota Semarapura menurun drastis. "Kini hanya tinggal 5 saja, pak, dokar di Semarapura. Tahun 2000 jumlahnya sampai sekitar seratus," imbuhnya. Walau kuda tidak makan bensin, kata Ketut, harga bahan pokok bakal naik tajam, sehingga akanberpengaruh juga pada dirinya. "Sekarang saja beras di pasar sudah naik limaratus rupiah, padahal BBM belum naik."
Keberatan juga disampaikan Kadek Satya (37), asal banjar Lebah, Semarapura, yang sehari-hari ia berjualan nasi di depan rumahnya. "Serba susah, kalau harga nasi seporsi naik bakal tidak ada yang beli dikurangi lauknya pembeli bakal protes." ungkapnya. Dengan adanya kenaikan BBM, kata Kadek, gaji 4 orang karyawannya juga harus naik pula. Sementara daya beli masyarakat sangat menurun dan yang paling dirasakan adalah kenaikan harga beras. "Bagaimana dengan pemerintah ini, padahal negara penghasil minyak, juga pohon kelapa banyak, kok minyak bisa mahal?" ungkapnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5668 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4584 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2523 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2187 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2180 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan