Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Lalu Lintas Binatang Di Gilimanuk Diperketat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bertambahnya manusia yang diduga telah terinfeksi virus A/H1N1, membuat lalu lintas binatang melalui Pelabuhan Gilimanuk diperketat. Hal ini dilakukan lantaran Pelabuhan Gilimanuk merupakan salah satu pintu lalu lintas binatang maupun hewan peliharaan yang mungkin menjadi pembawa virus tersebut.
Kendati belum ditemukan adanya kasus warga lokal yang menjadi korban keganasan virus A/H1N1, pihak Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk memperketat pengawasan terhadap lalu lintas binatang yang hendak masuk ke Bali.
Kendatipun belum ada bukti yang menegaskan kalau wisatawan yang positif terinfeksi virus A/H1N1 tersebut melakukan kontak langsung dengan binatang pembawa virus, namun hingga saat ini, Bali tertutup untuk masuknya binatang atau hewan peliharaan.
Penaggung Jawab Balai Karantina Pertania Wilayah Kerja Gilimanuk, I Ketut Sonen mengatakan merebaknya kasus terinfeksinya wisatawan asing oleh virus A/H1N1 membuat pihaknya semakin memperketat pengawasan terhadap lalu lintas masuknya binatang ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Memang belum ada instruksi secara khusus untuk menstressing salah satu jenis binatang yang dicurigai membawa virus mematikan tersebut, namun kami tetap melakukan upaya antisipasi, terang Sonen, Minggu (28/6).
Bahkan, kata Sonen, sejumlah infrastruktur penunjang upaya tersebut sudah dipersiapkan. Untuk saat ini kita masih melakukan pengawasan terhadap hewan jenis unggas, anjing serta hewan peliharaan lain yang diduga membawa virus avian influenza dan rabies saja, imbuhnya. Sonen juga mengungkapkan kalau pihaknya telah melakukan eliminasi terhadap beberapa hewan hasil penyitaan seperti, unggas, anjing, kucing dan monyet.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli