Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Lansia Buleleng Dilatih Produksi Telur Asin dan Keripik Talas

Selasa, 17 Februari 2026, 15:36 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Lansia Buleleng Dilatih Produksi Telur Asin dan Keripik Talas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Puluhan lanjut usia (lansia) dari Desa Penglatan dan Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, mengikuti pelatihan pembuatan telur asin dan keripik keladi (talas), Selasa (17/2). Kegiatan ini bertujuan mendorong kemajuan ekonomi masyarakat desa setempat melalui pemanfaatan potensi lokal.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi mulai dari proses produksi hingga pengemasan. Seluruh bahan baku serta instruktur disiapkan oleh Anggota Komisi III DPRD Buleleng, Wayan Soma Adnyana.

Politisi dari PDI Perjuangan itu menyebut pelatihan digelar karena masih banyak lahan produktif di Buleleng yang belum dimanfaatkan secara optimal. “Kegiatan seperti ini harus saya bangkitkan. Khususnya di Buleleng masih banyak lahan produktif yang belum disentuh optimal. Saya peduli dengan kawasan ini supaya lahan tidur bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Para lansia dipilih sebagai peserta karena dinilai memiliki waktu yang lebih luang dan tetap bisa produktif. Menurut Soma, pembuatan keripik keladi dan telur asin bukan pekerjaan berat, namun berpotensi membantu perekonomian keluarga.

“Kegiatannya tidak terlalu berat tapi bisa membantu ekonomi keluarga. Saya rasa ini lebih tepat sasaran. Kalau anak-anak muda, saya arahkan pelihara kambing, sapi, atau bercocok tanam kelapa pandan wangi dan durian,” jelasnya.

Soma juga menyoroti persoalan pemasaran produk lokal. Ia menilai produk UMKM masyarakat setempat belum maksimal terserap hingga ke pasar modern. "Di supermarket, ada dijual keripik. Tapi labelnya bukan milik UMKM masyarakat lokal kita," keluhnya.

Karena itu, ia mendorong instansi terkait agar membantu pemasaran produk berbasis kearifan lokal supaya bisa masuk ke toko-toko besar. Selain itu, Soma berencana mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang kearifan lokal sebagai payung hukum agar produk UMKM Buleleng mendapatkan ruang yang lebih luas di pasar modern.

“Mari saling mendukung dan hargai karya orang lokal. Dari kebun kita, dibuat oleh masyarakat kita dan untuk kita,” tegasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami