Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Lansia Buleleng Dilatih Produksi Telur Asin dan Keripik Talas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Puluhan lanjut usia (lansia) dari Desa Penglatan dan Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, mengikuti pelatihan pembuatan telur asin dan keripik keladi (talas), Selasa (17/2). Kegiatan ini bertujuan mendorong kemajuan ekonomi masyarakat desa setempat melalui pemanfaatan potensi lokal.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali materi mulai dari proses produksi hingga pengemasan. Seluruh bahan baku serta instruktur disiapkan oleh Anggota Komisi III DPRD Buleleng, Wayan Soma Adnyana.
Politisi dari PDI Perjuangan itu menyebut pelatihan digelar karena masih banyak lahan produktif di Buleleng yang belum dimanfaatkan secara optimal. “Kegiatan seperti ini harus saya bangkitkan. Khususnya di Buleleng masih banyak lahan produktif yang belum disentuh optimal. Saya peduli dengan kawasan ini supaya lahan tidur bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Para lansia dipilih sebagai peserta karena dinilai memiliki waktu yang lebih luang dan tetap bisa produktif. Menurut Soma, pembuatan keripik keladi dan telur asin bukan pekerjaan berat, namun berpotensi membantu perekonomian keluarga.
“Kegiatannya tidak terlalu berat tapi bisa membantu ekonomi keluarga. Saya rasa ini lebih tepat sasaran. Kalau anak-anak muda, saya arahkan pelihara kambing, sapi, atau bercocok tanam kelapa pandan wangi dan durian,” jelasnya.
Soma juga menyoroti persoalan pemasaran produk lokal. Ia menilai produk UMKM masyarakat setempat belum maksimal terserap hingga ke pasar modern. "Di supermarket, ada dijual keripik. Tapi labelnya bukan milik UMKM masyarakat lokal kita," keluhnya.
Karena itu, ia mendorong instansi terkait agar membantu pemasaran produk berbasis kearifan lokal supaya bisa masuk ke toko-toko besar. Selain itu, Soma berencana mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang kearifan lokal sebagai payung hukum agar produk UMKM Buleleng mendapatkan ruang yang lebih luas di pasar modern.
“Mari saling mendukung dan hargai karya orang lokal. Dari kebun kita, dibuat oleh masyarakat kita dan untuk kita,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan