Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Lawar Klungah Jadi Sarana Keluarga untuk Bercerita
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lawar klungah umumnya merupakan kuliner khas Jembrana. Tak seperti lawar pada umumnya, lawar klungah terbuat dari bahan dasar klungah atau kelapa muda yang belum berisi daging.
Di hari raya umat Hindu saat ini, masakan lawar Klungah ini masih menjadi menu favorit warga Jembrana. Seperti salah satu warga Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana I Nengah Seraya (81) mengatakan, dirinya rutin setiap hari raya, baik Galungan maupun Kuningan membuat Lawar Klungah.
"Masakan ini (lawar Klungah), bukan saja menjadi ciri khas Jembrana, tapi lebih dari pada itu. Ini membuat rasa kangen kumpul dengan keluarga" kata seraya.
Menurutnya, proses dari pembuatan lawar klungah ini menjadi wadah untuk saling bercerita satu sama lain saat anggota keluarga kumpul di hari raya.
"Ya, ketika membuat lawar itu kan bisa ngobrol dengan anak dan cucu. Apalagi pas metektekan (mencingcang lawar) pasti banyak cerita yang keluar," sambungnya.
Di samping itu lanjut Seraya, hampir sebagian besar para anak muda di Jembrana bisa membuat lawar kelungah. Bagian klungah yang digunakan sebagai lawar adalah batoknya yang masih lentur.
Jika dicicipi tersendiri rasa batok kelapa muda ini terasa pahit, kemudian batok kelapa yang telah dipilih ini direbus hingga matang lalu dipotong kecil layaknya potongan lawar.
Selanjutnya diberi tambahan daging ayam atau daging babi kemudian diberi bumbu khas Bali atau bumbu rajang dan bumbu lawar, kolaborasi semua ini akan menghasilkan lawar klungah yang memiliki cita rasa yang luar biasa, yang tak kalah enak dengan jenis lawar lainnya.
"Ne sube ne jaen (ini dah yang enak) duduk ngumpul buat lawar Klungah sambil megesah (bercerita), sube lebeng (sudah masak) langsung makan," ungkap Seraya, pria paruh baya yang kesehariannya memelihara ayam.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli