Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Lomba Gong Kebyar Antara Duta Kecamatan Pekutatan dan Duta Pendamping Sangkaragung
HUT Kota Negara ke-124
Jumat, 23 Agustus 2019,
16:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Jembrana. Rangkaian Hut Kota Negara ke-124 dan HUT RI ke-74, Kamis (22/8) malam diselenggarakan lomba Gong Kebyar Wanita Duta Kecamatan Pekutatan (Dharma Santhi Dewi, Desa Medewi) beradu dengan Pendamping (Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Gayatri Kelurahan Sangkaragung) bertempat di Stage Pura Jagatnatha Jembrana.
[pilihan-redaksi]
Gong Kebyar turut disaksikan Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi istri Ny. Ari Sugianti beserta perwakilan Forkopimda dan kepala – kepala OPD Pemkab Jembrana serta ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan.
Gong Kebyar turut disaksikan Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi istri Ny. Ari Sugianti beserta perwakilan Forkopimda dan kepala – kepala OPD Pemkab Jembrana serta ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan.
Kedua sekeha gong kebyar nampak penuh semangat beradu kreativitas, meski kecamatan Pekutatan disandingkan dengan pendamping dari sanggar Sangkaragung. Perlombaan diawali dengan penampilan dari sekaa Gong Kebyar Pekutatan dengan menampilkan tabuh kreasi pepanggulan dengan judul "Abhipraya". Tabuh tersebut menceritakan sikap teguh dalam prinsip wibawa dalam moral untuk keluhuran dan keagungan seni budaya bali sebagai bagian dari keseluruhan. Dilanjutkan dengan penampilan dari sanggar Sangkaragung dengan menampilkan kreasi pepanggulan "Sengker Agung".

Mengilustrasikan luas alam semesta sebagai cerminan bahwa ruang kreativitas sangatlah luas, namun hendaknya untuk tetap bijaksana dan memperhatikan batasan-batasan yang ada.
Selanjutnya penampilan kedua dari duta kecamatan Pekutatan dengan tari kreasi "Rejang Mendak Dewa". Sebagai penata tari, Agus Satyawan, tari tersebut mengandung makna tarian persembahan yang ditujukan pada prosesi Mendak Ida Betara untuk distanakan di Pelinggih Pelik dan dituntun menuju pelinggih agung.

[pilihan-redaksi2]
Dilawan dengan Tari Kreasi "Kitiran" yang dibawakan Sekaa Gong Kebyar Pendamping Sanggar Sangkaragung dengan penats tari Agus Onet.
Dilawan dengan Tari Kreasi "Kitiran" yang dibawakan Sekaa Gong Kebyar Pendamping Sanggar Sangkaragung dengan penats tari Agus Onet.
Penampilan berikutnya Duta Pekutatan membawakan Tabuh Kreasi berjudul "Srikandi" serta dilanjutkan dengan penampilan Duta Pendamping dengan Tabuh Kreasi "Muni Dwara Murti Candra".
Penampilan kecamatan Pekutatan diakhiri dengan Tabuh Kreasi "Gita Guna Suara" yang dibina Kadek Kamir sebagai penata karawitan. (bbn/Jim/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1016 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 896 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026