Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Lumba-Lumba Mati Terkena Pancing di Pantai Perancak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seekor lumba-lumba ditemukan mati terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, pada Minggu siang (29/6/2025). Mamalia laut sepanjang 2,7 meter itu diketahui berjenis Risso (Grampus Gresius).
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), serta Jaringan Satwa Indonesia (JSI), diketahui lumba-lumba betina itu mati akibat terkena pancing berukuran besar yang melukai bagian mulutnya.
Saat dicek, dari mulut lumba-lumba itu tampak senar dan kail pancing berukuran sekitar 5 sentimeter. Luka parah di bagian mulut menyebabkan infeksi berat yang memperparah kondisinya. Dokter hewan dari JSI menjelaskan, lumba-lumba itu diduga sempat lemas di laut sebelum akhirnya diserang oleh hewan laut lain, terlihat dari bekas luka di bagian perutnya.
“Lumba-lumba ini mengalami luka parah karena terkena pancing besar. Tapi organ dalamnya masih segar,” ujar dokter hewan dari JSI yang memeriksa di lokasi.
Hasil bedah bangkai (nekropsi) menunjukkan, organ dalam mamalia laut tersebut masih sehat dan segar. Diperkirakan lumba-lumba itu baru saja mati, kemungkinan pada malam sebelum ditemukan.
Petugas BKSDA Bali Resort Jembrana, Ahmad Januar, membenarkan adanya senar dan kail di mulut lumba-lumba tersebut saat pertama kali ditemukan. Ia menduga luka itu membuat lumba-lumba kesulitan makan, sehingga tubuhnya terlihat kurus.
“Setelah selesai diperiksa, lumba-lumba itu kami kuburkan di dekat lokasi penemuan,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 551 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 487 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 419 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 417 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik