Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
MDA Gianyar Tunda Ngantor di Gedung Baru, Ada Apa?
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Gedung megah Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Gianyar telah lama rampung. Gedung ini mulai dibangun bulan Agustus 2020 lalu yang ditandai peletakan batu pertama oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Mahayastra.
Bangunan berlantai dua tersebut dibangun di atas lahan milik Pemprov Bali seluas sekitar 7 are. Bersebelahan dengan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Gianyar di Jalan Kesatrian, Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar.
Pembangunannya dikebut, hingga rahina Purnama Kepitu, Selasa 29 Desember 2020 gedung diresmikan sekala niskala melalui upacara pemelaspasan. Hanya saja, setelah jadi dan resmi justru gedung ini dibiarkan kosong.
Seperti tampak, Rabu (20/1), pintu gerbang gedung tertutup. Bagian lain juga dilengkapi gembok dan tidak ada aktivitas dalam gedung.
Ketua MDA Gianyar, Anak Agung Alit Asmara saat ditemui Rabu (20/1) membenarkan gedung baru masih tutup. Alasannya, karena gedung baru belum dilengkapi fasilitas mebelair.
"Ya belum ngantor disana. Ruangan masih kosong. Belum bisa kita pakai, karena belum ada meja, bangku dan keperluan perkantoran lainnya," ujarnya.
Namun dikarenakan kewenangan pengadaan peralatan kerjanya bukan Pemkab Gianyar, sehingga pihaknya harus menunggu. "Kapan akan bisa dipakai, kami belum tahu secara pasti. Kami hanya menunggu," ujarnya.
Dikatakan, saat ini para pegawai MDA Gianyar, termasuk dirinya masih ngantor di kantor lama, yakni di sebuah pojokan lingkungan perkantoran Pemkab Gianyar.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan