Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Meksiko Gabung Afsel Gugat Israel ke ICJ Soal Genosida di Jalur Gaza
beritabali.com/cnnindonesia.com/Meksiko Gabung Afsel Gugat Israel ke ICJ Soal Genosida di Jalur Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Meksiko telah mengajukan diri untuk bergabung dengan Afrika Selatan dalam menggugat Israel di Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ).
Kabar ini diumumkan ICJ pada Selasa (28/5). Dalam keterangan resmi, ICJ menyebut Meksiko mengajukan diri untuk bergabung berdasarkan Pasal 63 Statuta ICJ, yang menyatakan bahwa setiap penandatangan Konvensi Genosida bisa melakukan intervensi dalam suatu kasus seiring dengan isi konvensi yang penafsirannya berdampak pada semua pihak.
Saat ditanya mengenai kasus ini, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador mengatakan bahwa Meksiko ingin agar perdamaian di dunia segera tercapai.
"Yang paling penting adalah mencapai perdamaian. Itu posisi Meksiko," kata Obrador.
"Kami ingin perang berhenti dan kami merasa PBB harus bekerja lebih banyak untuk itu," lanjut dia, seperti dikutip CNN.
Merespons ini, Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina menyambut baik permintaan Meksiko.
Kemlu Palestina menyebut langkah Meksiko menunjukkan "komitmen teguh terhadap keadilan dan supremasi hukum internasional, yang menggarisbawahi solidaritas yang mengakar kuat dan persahabatan historis antara negara kami."
Selain Meksiko, Kolombia dan Libya juga mengajukan hal serupa pada 5 April dan 10 Mei lalu.
Pada Desember 2023 lalu, Afrika Selatan mengajukan gugatan terhadap Israel atas dugaan genosida terhadap warga Palestina.
ICJ kemudian menggelar dengar pendapat pada Januari di mana Israel kala itu menyemprot Afrika Selatan bahwa tuduhan negara tersebut "sangat menyimpang."
Israel bersikeras operasi militernya di Gaza adalah bentuk pembelaan diri atas serangan Hamas 7 Oktober lalu.
Negeri Zionis juga menekankan bahwa target mereka adalah Hamas bukan warga sipil Palestina dan bahwa para pemimpin mereka tak menunjukkan genosida.
Agresi Israel di Jalur Gaza hingga kini telah menewaskan lebih dari 36 ribu orang. Mayoritas anak-anak dan perempuan.
Pasukan Israel belakangan makin intens melancarkan serangan di Rafah, tempat bagi 1,4 juta warga Palestina mengungsi imbas agresi.
Serangan itu dilakukan meskipun ICJ telah memerintahkan Negeri Zionis untuk mengakhiri operasi militer di kota selatan Gaza tersebut. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 302 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 183 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 100 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan