Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Melanggar Perda, Atribut Parpol Ditertibkan
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tim Yusitisi Pemkab Buleleng dipimpin Kabag Hukum, Jumat (26/9) akhirnya mengambil sikap tegas dengan menurunkan sejumlah Atribut, baliho, bendera dan spanduk reklame yang masih terpasang di 6 kawasan steril.
Penertiban dilakukan di enam titik yang ditentukan menjadi daerah Steril diantaranya, Tugu Singa Ambara Raja, Patung Bima, Monumen Sapi Gerumbungan Banyuasri, Patung Hanoman, Patung Catus Pata, dan Monumen Tri Yudha Sakti Sukasada.
Penertiban diawali dari Tugu Singa Ambara Raja, dan berakhir di Monumen Tri Yuda Sakti lingkungan Sangket Sukasada.Tidak hanya spanduk reklame, beberapa baliho milik partai besar pun tidak luput dari penertiban tersebut, seperti Baliho bergambar Ketua DPP PDI Perjuangan, bahkan spanduk yang berisi himbauan milik kepolisian juga ikut ditertibkan.
“Penertiban sejumlah atribut parpol tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang telah dilakukan Bupati Buleleng dengan para pengurus Partai Politik beberapa waktu lalu. Untuk segera memindahkan sejumlah atribut yang terdapat di Kawasan Steril,†ungkap Ketua Tim Yustisi Made Widiarta.
Sebelum dilakukan penertiban, telah dilakukan koordinasi kepada pihak pihak yang memasang sejumlah atribut didaerah steril, agar segera dipindahkan,†awalnya kita sudah berikan himbauan kepada para parpol, namun masih juga ada yang tersisa sehingga kita lakukan penertiban,†ujar Widiarta.
Dari penertiban yang dilakukan Tim Yustisi Kabupaten Buleleng sedikitnya 19 Bendera dan spanduk milik parpol diamankan dan satu baliho bergambar Megawati dari PDI Perjuangan serta puluhan spanduk himbauan dari kepolisian juga diamankan. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 284 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 162 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan