Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Menhan AS Sebut Rusia Makin Banyak Kirim Pasukan ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengatakan Rusia masih terus mengirim pasukan dalam jumlah besar ke Ukraina pada Kamis (16/2).
“Pasukan ini tidak mendapat perlengkapan yang memadai dan tidak terlatih, dan karena itu, mereka menderita banyak korban dan kami duga ini akan berlangsung terus,” kata Austin dalam konferensi pers di Tallinn, Estonia.
Austin juga menambahkan bahwa Rusia meningkatkan tembakan artileri ke Kota Bakhmut, dikutip dari VOA Indonesia, Sabtu (18/
Ketika ditanya apakah senjata dan perlengkapan yang dijanjikan akan diserahkan tepat waktu kepada Ukraina, Austin mengatakan sekutu sedang bekerja dengan sangat cermat.
“Ini merupakan perjuangan Ukraina. Kami akan menyediakan semua dukungan yang mungkin kami berikan sehingga mereka mempunyai peluang terbaik untuk sukses dalam ofensif mendatang.”
Sementara itu, Ukraina melaporkan bahwa Rusia membombardir wilayahnya, termasuk kilang minyak terbesarnya Kremenchuk, pada Kamis (16/2/2023), waktu setempat.
Kementerian Pertahanan Ukraina mentwit, "Serangan rudal besar-besaran lainnya oleh negara teroris terhadap infrastruktur sipil di Ukraina. Sebanyak 36 rudal diluncurkan. Empat belas rudal jelajah & dua rudal udara terpandu ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina. Sayangnya, beberapa rudal jelajah Kh-22 mencapai targetnya."
Didukung oleh puluhan ribu pasukan cadangan, Rusia dilaporkan telah mengintensifkan serangan darat di seluruh Ukraina selatan dan timur. Serangan besar baru diprediksi akan terjadi menjelang peringatan pertama invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.
Fokus Rusia saat ini disebut-sebut adalah Kota Bakhmut di Donetsk, salah satu dari dua wilayah yang membentuk Donbas, pusat industri Ukraina yang sekarang sebagian ditempati oleh Rusia.
Dalam pertempuran yang dipimpin oleh kelompok tentara bayaran Wagner, Rusia telah berbulan-bulan menggempur dan berusaha mengepung Bakhmut. Sebagian besar populasi sebelum perang -sekitar 70.000 orang- telah pergi, menyisakan tentara Ukraina yang bertahan.
Perebutan Bakhmut kelak akan memberi Rusia batu loncatan untuk maju ke dua kota besar Donetsk lainnya, Kramatorsk dan Sloviansk. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 641 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 526 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan