Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menteri KKP Gandeng Nelayan Industri Pungut Sampah di Laut

Kamis, 10 Maret 2022, 23:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Menteri KKP Gandeng Nelayan Industri Pungut Sampah di Laut.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Permasalahan sampah disebut Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, tidak hanya dirasakan di Indonesia, melainkan permasalahan di seluruh dunia. Sehingga permasalahan tersebut menjadi tanggung jawab bersama.

“Sampah ini tidak hanya berada di darat, namun di laut juga ditemukan sampah. Bahkan ada nelayan yang melaut sengaja membuang sampah yang dibawanya,” jelasnya, Kamis (10/3) di Kuta, Badung.

Dalam mengatasi sampah tersebut, pihaknya telah merancang sebuah program menjaga kebersihan dan kesehatan laut. Program tersebut dirancang oleh Dirjen Ruang Laut dengan menggandeng nelayan industri. Dimana dalam satu bulan nantinya mereka akan difokuskan untuk memungut sampah di laut. 

“Nelayan industri ini akan diberikan tugas selama sebulan penuh, sehingga dalam kurun waktu tersebut mereka tidak menangkap ikan. Tujuannya untuk menjaga agar laut menjadi tetap bersih dan sehat,” katanya. 

Anggaran digunakan nantinya akan diambil dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Selama ini nelayan industri membayar melalui PNBP. Sehingga, saat tidak menangkap ikan PNBP yang akan mengganti biaya nelayan dalam program satu bulan tidak menangkap ikan.

“Ini salah satu program yang sedang kami rancang. Nantinya dari sampah yang dikumpulkan, akan ditimbang dan kemudian dibayar,” ujarnya.

Program tersebut sebenarnya menjadi salah satu gerakan moral. Sembari Dirinya menambahkan, lantaran di laut sampah akan terus berdatangan meskipun sudah dibersihkan. 

“Seperti saat ini walaupun sudah dibersihkan, tetapi sampah muncul lagi. Sehingga sangat penting program ini harus digalakkan," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami