Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Messi Bakal Jadi Nama Kota di Argentina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Nama Lionel Messi dinominasikan sebagai nama salah satu kota di Argentina atas kontribusinya untuk sepak bola Argentina.
Kabar mengenai dinominasikannya nama Messi ini disiarkan oleh Tyc Sports yang dilansir dari Marca. Nama 'Lionel Messi' akan menggantikan nama wilayah 'Barrio 42'.
Yang menominasikan nama Messi adalah penduduk Barrio Rafael. Kendati demikian pergantian nama ini harus disetujui oleh Dewan Kota Argentina lebih dahulu sebelum disahkan.
Barrio 42 merupakan lingkungan baru di kota Santa Fe. Jalan ini baru diresmikan pada April 2023, yang mencakup 315 kavling rumah di lingkungan wilayah Rafaela.
Selain nama Messi, ada beberapa usulan yang juga masuk sebagai pengganti nama jalan Barrio 42. Nominasi lainnya adalah Mi Tierra, Mi Casa, Ara San Juan, Doctor Favalora, dan Las Colonias.
"Sekarang, kami memantapkan nama lingkungan ini, yang merupakan sesuatu yang luar biasa dan akan mewakili kami sepanjang sisa hidup kami," kata salah satu pengusul kepada Tyc Sports dikutip dari Marca.
"Lingkungan ini adalah rumah bagi banyak keluarga pekerja muda, yang luar biasa, orang-orang yang sangat baik dan memiliki keistimewaan yang sangat baik," ujarnya menambahkan.
Messi yang kini membela klub Amerika Serikat, Inter Miami dianggap sebagai pahlawan sepak bola Argentina. Itu setelah La Pulga sukses memimpin Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3953 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1377 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 931 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 858 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun