Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Minyak Goreng Naik, Penjual Gorengan: Bahan Lain Pasti Naik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Nurdiana, warga Banjar Tegalbadeng Timur, Desa Tegalbadeng Timur, Jembrana sejak 4 tahun menekuni berjualan gorengan. Sebelumnya, ia hanyalah buruh di sebuah pabrik ikan.
Segala jenis gorengan mulai dari ote-ote, tahu isi, tempe goreng dan pisang goreng dibuatnya. Banyak konsumen yang membeli gorengannya sebagai bahan makanan tambahan untuk berbuka puasa.
Nurdiana buka setiap hari dari jam 16.00-23.00 WITA. Kini, ia pasrah membeli minyak kemasan dengan harga Rp24 ribu per liter. Kadang, ia juga membeli minyak curah harga per liter seharga Rp20 ribu.
Ia mengaku jika membeli minyak curah di Pasar Negara harus antre dan ribet karena butuh surat keterangan. Padahal, kata dia, setiap memasak ia hanya membutuhkan 10 liter minyak goreng. Tidak itu saja, tas plastik kecil untuk membungkus gorengan pun mengalami kenaikan dari Rp4.000 kini menjadi Rp4.500.
"Dulu menjual dengan harga 500 rupiah kini malah menjual dengan harga seribu dari semua jenis gorengan. Untuk bahan jenis pisang Palembang dan pisang Sabe dibeli dari masyarakat yang membawa ke warung. Sementara harga tepung dulu yang 25 kilo seharga Rp150 ribu kini kini harga menncapai Rp195 ribu," katanya.
Ia berharap pemerintah dalam suasana menjelang lebaran agar memperhatikan usaha kecil yang memang berjuang demi keluarga untuk kebutuhan ekonomi.
"Semoga tak ada lagi bahan yang naik, terutama minyak goreng. Ini justru membuat kebutuhan bahan yang lain pastilah naik," keluhnya.
Ia masih berprinsip menggunakan minyak yang baik bagi konsumen dan tidak akan berbahaya jika dipakai sekali dalam kemasan.
"Ini sama juga dilakukan baik penjual gorengan dan terutama juga pedagang lalapan," pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 317 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 201 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 114 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan