Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Muncul Lagi Jalan Lubang di Gianyar, Kini di Jembatan Tebongkang Belum Tertangani
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Fenomena jalan berlubang kembali muncul. Kali ini terjadi di jembatan penghubung Jalan Raya Tebongkang dengan Jalan Raya Nyuh Kuning-Pengosekan Ubud.
Meski lubangnya kecil, aparat terkait tidak mau ambil risiko. Lubang itu lanngsung ditandai dengan cat semprot.
Baca juga:
Jalan Amblas di Cebok Gianyar Tak Segera Diperbaiki, Siswa ke Sekolah Lewat Pematang Sawah
Cat disemprotkan membentuk tanda silang, X. Kemudian diberikan garis lurus. Selanjutnya, jembatan ditutup demi keamanan dan hal yang tidak diinginkan.
Kanit Lantas Polsek Ubud, Iptu Ketut Nariawan, menyatakan untuk sementara arus lalin dari arah barat mengarah ke timur ditutup total.
“Sedangkan kendaraan dari arah timur khususnya roda empat di simpang Balai Banjar Dauh Labak dialihkan ke Utara menuju Katik Lantang,” jelas dia, Sabtu (16/9/2023).
Dikatakannya, untuk sepeda motor dari arah timur masih bisa melintas. “Kami sudah telepon PUPR Gianyar supaya ditangani secepat mungkin untuk mengurangi resiko pengguna jalan dan mengurangi kepadatan arus lalu lintas yang melintas di jalur itu mengingat jalur tersebut jalur perlintasan antas kabupaten,” jelas dia.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Gianyar, Made Gede Astawiguna, menyatakan di bawah jembatan tersebut langsung sungai.
“Jadi tidak bisa ditambal biasa. Karena di bawah langsung sungai tanpa penyangga. Kami perlu hitung anggaran apakah mencukupi atau tidak,” jelas dia.
Karena belum ditangani, maka jalur tersebut masih dialihkan. Akibatnya, kendaraan roda empat yang hendak melintas harus memutar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan