Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Musdes Desa Sayan Soroti Lambannya Penanganan Pohon Lapuk
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pemerintah Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) penetapan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) Tahun 2026 di Aula Kantor Desa Sayan.
Musdes ini dihadiri perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para kepala wilayah (kawil), tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga desa.
Musyawarah berlangsung kondusif dan menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan desa tahun 2026. Tim penyusun RAPBDes memaparkan bahwa perencanaan anggaran disusun berdasarkan kebutuhan prioritas desa, meliputi peningkatan pelayanan publik, pembangunan fisik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan sektor sosial dan budaya. Usulan masyarakat yang telah dihimpun dalam musyawarah sebelumnya turut menjadi bahan pertimbangan dalam rancangan anggaran.
Dalam jalannya Musdes, salah satu Kawil Desa Sayan, I Wayan Iwan Sugiawan, menyampaikan keluhan terkait lambannya penanganan pohon lapuk di wilayah Banjar Penestanan. Pohon tersebut berada di jalur dekat jembatan menuju Pura Campuhan Ubud dan dinilai berisiko membahayakan keselamatan warga maupun pengguna jalan.
Iwan mengungkapkan, kondisi pohon yang semakin lapuk telah beberapa kali dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Gianyar, namun belum mendapatkan tindak lanjut yang jelas. Ia menilai situasi tersebut perlu segera ditangani mengingat lokasi pohon berada di jalur yang ramai dilalui masyarakat dan wisatawan.
“Kami khawatir jika tidak segera ditangani, pohon lapuk tersebut dapat tumbang sewaktu-waktu. Lokasinya berada di jalur yang cukup ramai dilalui masyarakat dan wisatawan, saat kami sampaikan ke dinas malah oper sana sini, kalau tidak bisa bilang saja tidak,” ujarnya dalam forum musyawarah.
Menanggapi hal tersebut, Pj Perbekel Desa Sayan Ketut Gede Kesumawijaya menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan DLHK Gianyar. Ia menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah desa sehingga penanganan pohon lapuk harus dipercepat.
“Kami akan tindak lanjuti segera agar tidak menunggu kejadian yang tidak kita inginkan,” tegasnya.
Musdes kemudian ditutup dengan kesepakatan penetapan RAPBDes 2026. Pemerintah Desa Sayan berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan optimal, serta menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi antarwilayah dalam merespons setiap permasalahan yang muncul di tengah masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 190 Kali
Polisi Bongkar 14 Kasus Narkoba di Badung, 15 Tersangka Ditangkap
Dibaca: 117 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang