Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Musisi Mancanegara Ramaikan Ubud Village Jazz Festival
ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com, Ubud. Satu lagi event bertaraf international bakal di gelar Bali. Event musik bertajuk Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2013 yang bakal diadakan di Ubud 9-10 Agustus mendatang.
Jazz festival ini bakal mengusung sejumlah musisi mancanegara dan musisi Jazz papan atas Indonesia diantaranya Peter Beets (Belanda), Uwe Plath, Dian Pratiwi ( Germany), Yokohama Association of Artists(Japan), David Ades (Australia), Balawan, Dwiki Dharmawan, Simak Dialog, The Jongens, Dira Sugadhi, Yuri Mahatma, Koko Harsoe, Astrid Sulaiman, Rio Sidik, Ito Kurdhi, Underground Jazz Movement, dan sederet musisi lainnya.
Menariknya acara ini bisa dikatakan sebagai event jazz pertama di Indonesia yang berkonsep Green Festival dengan meminimalisisasi penggunaaan energy yaitu dengan menggunakan LED lights dan obor, musisi yang akan perform akan menggunakan transportasi sepeda untuk mengurangi kemacetan di sekitar lokasi event dan mengurangi polusi, menggunakan recycle material, tidak menggunakan kantong plastic dan melakukan penanaman pohon untuk aktivitas siang hari.
Tak kalah menariknya, acara ini melibatkan puluhan pelaku pariwisata Ubud, musisi, event organizer dan penggiat seni di Bali. Penggagas acara ini adalah Yuri Mahatma (pendiri Underground Jazz Movement) dan Anom Wijaya Darsana yang akrab dipanggil Gung Anom.
"Bermula dari event Jazz Rendezvous yang kami gelar cukup rutin selama beberapa waktu menampilkan band-band jazz idealis yang menampilkan karya originalnya.Sayangnya Jazz Rendezvous terpaksa harus vacum selama beberapa bulan karena Serambi Art Antida tutup. Baru dimulai lagi Agustus 2012 lalu dan muncullah ide untuk membuat suatu Jazz Festival yg berskala international dengan mengundang musisi-musisi berkualitas dengan semangat idealismenya," ujar Gung Anom, Festival Director UVJF 2013 yang sehari-hari adalah Direktur studio music Serambi Antida ini, dalam rilis yang dikirim ke beritabali.com (19/6/2013).
Dari gagasan tersebut Yuri Mahatma dan Gung Anom pun merangkul kawan-kawan mereka untuk terlibat dalam penggarapan event ini diantaranya Amir Rabik (Alam TV dan Konsul Spanyol), Janet De Neefe (Ubud Writers), Dwiki Darmawan (Musisi), Dek Gun (Bali Spirit Festival), Astrid Sulaiman (pianis), Dennisha (MC dan mantan penyiar radio), Grace Jeanie (Pendiri Bali Jazz Community dan Managing Director JPPRO Bali), Bagus Kusuma (Owner Seruni Transport), Marianne (pengusaha), Astari Siswanto (owner Taman Bhagawan), Gus Ardha (Direktur Bali Famous), Heru Djatmiko (Branch Manager Virgin Australia), Helly Hutagalung, Wayan Seraya (Direktur Seraya), Candra (wartawan hiburan Koran Renon) dan sejumlah musisi serta Jazz Lovers lainnya.
Disinggung mengapa memilih Ubud sebagai tempat acara, diungkapkan Gung Anom, karena Ubud merupakan salah satu destinasi dunia untuk pariwisata dan Ubud terkenal kedewasaannya dalam mengapresiasi apapun yang berkualitas.
"Selain itu Ubud juga telah membuktikan konsistensinya untuk menjaga keorisinilan Bali sesungguhnya. Dan acara ini adalah 100% karya kami yang hidup di Bali dan inisiatif dari komunitas seni di Bali yang ingin mempersembahkan sesuatu untuk Bali. Konsep tidak semata-mata untuk kepentingan komersial, namun menyelaraskan kepentingan idealisme bermusik dan melibatkan komunitas-komunitas lokal ubud baik industri kreatif maupun pariwisata," imbuh Gung Anom.
UVJF 2013 menampilkan beberapa musisi-musisi Jazz dari lokal maupun Internasional, UVJF 2013 ini akan terselenggara selama 2 hari yaitu 9 dan 10 Agustus 2013. Kegiatan ini juga diperuntukkan untuk kegiatan Wonderful Indonesia. UVJF 2013 menampilkan 20 penampilan, 100 musisi, dalam 2 hari dalam 3 stage yang berbeda. Untuk info lebih lanjutnya bisa langsung kunjungi website Ubud Village Jazz Festival. (bbn/dev)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 337 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 242 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 132 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan