Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
NATO Sebut Korut Sudah Kirim Pasukan ke Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Negara-negara Pakta Pertahananan Atlantik Utara (NATO) menyebut bahwa Korea Utara telah mengirim pasukan militernya ke Rusia.
Juru bicara NATO, Farah Dakhlallah menyebut upaya ini akan memperparah konflik antara Rusia dan Ukraina.
"Aliansi telah mengonfirmasi bukti penempatan tentara DPRK di Rusia. Jika tentara ini ditujukan untuk bertempur di Ukraina, itu akan menandai eskalasi signifikan dalam dukungan Korea Utara terhadap perang ilegal Rusia dan menjadi tanda lain dari kerugian signifikan Rusia di garis depan," kata Farah dalam pernyataannya yang dirilis pada Rabu (23/20) dilansir dari AFP.
Sebelumnya, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menuding pemerintah Kim Jong Un mengirimkan 1.500 tentara Korea Utara ke Rusia untuk menjalani pelatihan sebagai persiapan perang di Ukraina.
Pengiriman ribuan tentara tersebut diduga menjadi langkah pertama Korut terlibat dalam invasi Moskow di Ukraina.
Negeri Para Petapa tersebut diduga mengangkut pasukan tempurnya dengan tujuh kapal Rusia pada awal Oktober ini. NIS menyebut ketujuh kapal itu sebelumnya telah diperiksa secara khusus oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
"Pesawat-pesawat angkut besar Rusia juga sering melakukan perjalanan antara Vladivostok dan Pyongyang," ucap pihak NIS dalam keterangan resmi, Jumat (18/10), melansir CNN.
Pernyataan itu menyusul peringatan berulang dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahwa aliansi yang berkembang antara Rusia dan Korut telah mengakibatkan pasukan Korut bergabung dalam perang.
"Dari informasi intelijen yang saya punya, mereka sedang mempersiapkan 10 ribu tentara, tentara yang berbeda, pasukan darat, dan tenaga teknis," ujar Zelensky saat KTT NATO di Brussel, Belgia, Kamis (17/10).
"Kami tahu sekitar 10 ribu tentara Korea Utara sedang bersiap untuk (mulai) berperang melawan kami. Ini benar-benar hal yang mendesak, saya membicarakannya dengan Amerika Serikat, saya membicarakannya dengan semua pemimpin," imbuhnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang