Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Nelayan Asal Karangasem Terdampar di Pesisir Kubutambahan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Diduga kehabisan bahan bakar saat melaut, I Wayan Kondi (68) seorang nelayan asal Banjar Dinas Batudawa Kelod, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem terdampar hingga pesisir pantai Bukti, Kubutambahan, Singaraja.
"Info terakhir nelayan I Wayan Kondi sudah ditemukan terdampar di Pantai Bukti, Kubutambahan, Buleleng dalam kondisi sehat, sekarang sedang dijemput ke sana oleh petugas," kata Kasatpol Air Polres Karangasem, AKP. Gusti Agung Bagus Suteja dikonfirmasi, Minggu (2/01/2022).
Informasi yang diperoleh, sebelum dilaporkan hilang, pada Sabtu (1/01/2022) salah seorang nelayan setempat sempat melihat korban memacu jukungnya ke arah barat di tengah cuaca di perairan yang berkabut tebal dan turun hujan.
Saat itu, nelayan yang melihat sempat memberikan kode kepada korban dengan menunjukkan bahwa arah untuk kembali (kedarat/pulang) seharusnya menuju arah selatan dan bukan ke arah barat. Hanya saja kode tersebut tidak direspon oleh korban.
Hingga hari menjelang sore, korban tak kunjung kembali, pihak keluarga dibantu nelayan setempat langsung melakukan pencarian serta melapor kepada pihak terkait untuk melakukan pencarian.
"Pagi ini tim SAR sudah turun untuk melakukan pencarian juga melibatkan nelayan setempat, namun kita dapat informasi bahwa korban sudah ditemukan di pantai Bukti, Kubutambhaan, " tandas Suteja.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 980 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah