Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Nelayan di Tabanan Nyaris Tenggelam Dihantam Gelombang
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hujan disertai angin kencang yang terjadi Jumat (22/1) siang membuat dua orang nelayan di Tabanan nyaris tenggelam setelah jukung mereka dihantam gelombang tinggi.
Beruntung, sejumlah nelayan yang saat itu juga melaut tidak jauh dari lokasi kejadian cepat melakukan pertolongan, sehingga keduanya berhasil diselamatkan.
Seorang nelayan yang melihat langsung kejadian itu, I Ketut Arsana Yasa mengatakan, saat itu ia bersama sekitar puluhan nelayan Tabanan seperti biasa melakukan aktivitas melaut untuk mencari ikan. Apalagi saat ini memang sedang musim untuk tangkapan ikan jenis layur, tenggiri dan lobster.
Awalnya cuaca sangat mendukung untuk melaut, setidaknya lanjut kata Sadam yang juga menjabat sebagai Ketua DPC HNSI Tabanan ini, ada sekitar 47 jukung yang saat itu melaut di sekitaran perairan pantai Pasut, Kerambitan. Namun, saat melaut tiba-tiba mendung tebal datang, isyarat akan terjadi hujan yang biasanya disertai angin kencang. “Benar saja, saat masih berada di tengah laut hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan gelombang laut tinggi, dan menghantam satu jukung yang dinaiki dua orang nelayan yang kebetulan sedang mengangkat jaring diterjang gelombang tinggi dan penuh dengan air,” terangnya.
Melihat kondisi itu, ia yang memang juga sedang berada di tengah laut itupun bersama para nelayan terdekat segera melakukan pertolongan.
“Kami yang terdekat langsung memberi pertolongan, saya beri mereka lifejacket dan tali untuk mengikat perahu jukung agar tidah hanyut dibawa arus laut, astungkara semua nelayan selamat,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 444 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan